Bila Anak Malas Belajar, Begini Solusi Tanpa Perlu Memarahinya

Photo Author
Hilman Hilmansyah, Smart Parent
- Minggu, 21 April 2024 | 08:13 WIB
Mengatasi anak malas belajar bisa dengan berbagai cara, tanpa harus memarahinya. (Pexels)
Mengatasi anak malas belajar bisa dengan berbagai cara, tanpa harus memarahinya. (Pexels)

SMARTPARENT.ID – Moms and Paps, anak malas belajar harus diketahui penyebabnya sehingga anak tidak mengalami ketertinggalan pelajaran. Bagaimana cara mengatasi anak malas belajar, yuk simak uraian ini.  

Salah satu alasan aank malas belajar karena kurangnya fokus dan konsentrasi. Ya, konsentrasi ibarat otot yang membutuhkan latihan teratur untuk menguatkannya. Beberapa anak dilahirkan “lebih kuat” dalam bidang ini dibandingkan yang lain. Namun, pada dasarnya semua anak dapat mempelajari strategi dan terlibat dalam praktik yang membantu meningkatkan kemampuan untuk fokus dan mempertahankan perhatian mereka.

Bagaimanapun, ini adalah keterampilan yang sangat penting untuk dikuasai anak-anak—sekolah menuntut siswa berkonsentrasi dalam jangka waktu yang lama, dan seiring bertambahnya usia, anak-anak mempunyai kegiatan ekstrakurikuler sepulang sekolah yang memerlukan lebih banyak konsentrasi.

Kebanyakan anak mampu berkonsentrasi pada aktivitas yang menyenangkan dan secara intrinsik menyenangkan. Hal-hal yang lebih membosankan, sulit, atau kurang menyenangkan itulah yang benar-benar menantang fokus mereka.

Namun kemampuan untuk memusatkan dan mempertahankan perhatian pada semua jenis tugas sangatlah penting, karena membantu anak-anak belajar dan berkembang, yang mengarah pada kepercayaan diri dan harga diri yang positif.

Baca Juga: Mengatasi Anak Tak Mau Sekolah, Ini 10 Kiat Jitu Tanpa Paksaan

Konsentrasi sangat mirip dengan mindfulness, sebuah konsep yang akhir-akhir ini mendapat banyak perhatian dalam psikologi dan budaya populer. Mindfulness pada dasarnya adalah kemampuan untuk memperhatikan satu hal pada saat itu, dan telah terbukti memiliki manfaat kesehatan mental yang tak terhitung banyaknya, mulai dari meningkatkan kebahagiaan dan manajemen stres hingga meningkatkan kinerja akademik dan ujian.

Berikut beberapa tip untuk membantu anak Anda membangun otot konsentrasinya:

1.Luangkan waktu yang cukup bagi anak untuk berlatih fokus pada tugas tertentu.

Anak-anak kecil (usia 4-5 tahun) biasanya dapat berkonsentrasi antara 5 dan 20 menit, tergantung pada tugasnya—lebih sedikit waktu untuk tugas-tugas baru dan menantang, dan lebih banyak waktu untuk aktivitas yang secara intrinsik menyenangkan.

 

  1. Lakukan satu hal pada satu waktu.

Kita mungkin memuji kemampuan melakukan banyak tugas di masa dewasa, namun penelitiannya jelas: multitasking mengurangi konsentrasi dan menurunkan kinerja. Sejalan dengan konsep mindfulness, lakukan satu per satu hal dalam satu momen ini.

Untuk anak-anak yang masih kecil, Anda bisa menyanyikan alfabet bersama-sama sambil melihat huruf-hurufnya. Untuk anak-anak yang sedikit lebih besar, misalnya kelas 4 SD, Anda dapat menyelesaikan satu soal pembagian panjang secara bersamaan. Jangan melihat ke depan pada semua masalah yang lain, fokus saja pada satu masalah pada satu waktu.

 

Halaman:

Editor: Hilman Hilmansyah

Sumber: pbs.org

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X