3 BBM Nonsubsidi Alami Kenaikan Harga hingga Rp9.400 per Liter, Pertamina dan Kementerian ESDM Ungkap Alasannya

Photo Author
Agnia Qurota Ayun, Smart Parent
- Sabtu, 18 April 2026 | 21:16 WIB
Pertamina dan ESDM ungkap alasan naikkan 3 jenis BBM nonsubsidi per 18 April 2026.  (Unsplash/aldrinrachmanpradana)
Pertamina dan ESDM ungkap alasan naikkan 3 jenis BBM nonsubsidi per 18 April 2026. (Unsplash/aldrinrachmanpradana)

“Harga Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap, agar kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” kata Baron dalam keterangannya pada Sabtu, 18 April 2026.

Adapun Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi untuk penyesuaian lonjakan harga minyak dunia.

Baca Juga: Polsek Pasar Minggu Diduga Sepelekan Laporan Temuan Nenek Hilang di Jaksel, Propam Akhirnya Ikut Terlibat

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menyatakan kenaikan harga sebagai respons untuk kondisi saat ini.

“Kita memahami bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi merupakan bagian dari mekanisme yang mengikuti dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar, sehingga ini merupakan respons terhadap kondisi pasar global,” ujar Anggia dalam keterangannya pada Sabtu, 18 April 2026.

“Tapi hal penting yang perlu kami tekankan adalah Pemerintah memastikan harga BBM subsidi, baik itu Pertalite dan Solar subsidi tidak naik,” lanjutnya.

Baca Juga: Ketika Anak yang Terlihat Sehat Tiba-Tiba Sakit: Cerita Meisya Siregar dan Pelajaran Tentang ITP

Lebih lanjut, Anggia memastikan hingga akhir 2026, harga BBM subsidi akan tetap stabil seperti saat ini.

Harga BBM subsidi jenis Pertalite saat ini masih seharga Rp10.000 per liter dan Biosolar seharga Rp6.800 per liter.*

Halaman:

Editor: Agnia Qurota Ayun

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X