Makan Tomat Bikin Paru-Paru Sehat? Cek Fakta Ini

Photo Author
Hilman Hilmansyah, Smart Parent
- Kamis, 2 Mei 2024 | 22:16 WIB
Makan tomat dapat membuat paru-paru sehat, Simak fakta berdasarkan studi yang menjelaskan  tomat dapat membuat paru sehat. (Pixabay)
Makan tomat dapat membuat paru-paru sehat, Simak fakta berdasarkan studi yang menjelaskan tomat dapat membuat paru sehat. (Pixabay)

 

SMARTPARENT.ID – Makan tomat disinyalir dapat membuat paru-paru sehat. Apakah benar? Yuk kita simak fakta berdasarkan riset mengenai hal ini.

Penelitian menemukan bahwa asupan tomat secara teratur dapat membantu memperlambat penurunan fungsi paru-paru secara alami pada semua orang dewasa

Sebuah studi dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health menemukan bahwa penurunan alami fungsi paru-paru selama periode 10 tahun lebih lambat di kalangan mantan perokok yang mengonsumsi banyak tomat dan buah-buahan, terutama apel.

Ini menunjukkan bahwa komponen tertentu dalam makanan ini mungkin membantu pemulihan kerusakan paru-paru akibat merokok.

Baca Juga: Makanan yang Harus Dikonsumsi Saat Sakit Tipes

Para peneliti menemukan bahwa orang dewasa yang rata-rata makan lebih dari dua tomat atau lebih dari tiga porsi buah segar sehari memiliki penurunan fungsi paru-paru yang lebih lambat dibandingkan dengan mereka yang makan kurang dari satu tomat atau kurang dari satu porsi buah sehari.

Para peneliti menanyakan tentang sumber makanan lain seperti makanan olahan yang mengandung buah-buahan dan sayuran (misalnya saus tomat), namun efek perlindungan hanya diamati pada buah dan sayuran segar.

Makalah tersebut, yang merupakan bagian dari Studi Aging Lungs in European Cohorts (ALEC), yang didanai oleh Komisi Eropa dan dipimpin oleh Imperial College London, juga menemukan penurunan fungsi paru-paru yang lebih lambat di antara semua orang dewasa, termasuk mereka yang tidak pernah atau tidak pernah merokok, berhenti merokok, dengan konsumsi tomat tertinggi.

Fungsi paru-paru yang buruk telah dikaitkan dengan risiko kematian akibat semua penyakit, termasuk penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), penyakit jantung, dan kanker paru-paru. Temuan ini muncul dalam European Respiratory Journal edisi Desember.

Baca Juga: Diet Rendah Serat, Apa Manfaat dan Dampaknya?

“Studi ini menunjukkan bahwa pola makan mungkin membantu memperbaiki kerusakan paru-paru pada orang yang sudah berhenti merokok. Hal ini juga menunjukkan bahwa pola makan kaya buah-buahan dapat memperlambat proses penuaan alami paru-paru bahkan jika Anda tidak pernah merokok,” kata Vanessa Garcia-Larsen, asisten profesor di Departemen Kesehatan Internasional Bloomberg School dan penulis utama studi tersebut.

“Temuan ini mendukung perlunya rekomendasi pola makan, terutama bagi orang-orang yang berisiko terkena penyakit pernafasan seperti COPD.”

Untuk penelitian ini, tim peneliti menilai pola makan dan fungsi paru-paru lebih dari 650 orang dewasa pada tahun 2002, dan kemudian mengulangi tes fungsi paru-paru pada kelompok peserta yang sama 10 tahun kemudian.

Halaman:

Editor: Hilman Hilmansyah

Sumber: publichealth.jhu.edu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X