kehamilan

Cara Mendapatkan Kehamilan Anak Laki-laki atau Perempuan dengan Cara Tradisional

Selasa, 31 Desember 2024 | 12:12 WIB
Bagaimana hubungan intim yang tepat supaya membuahkan kehamilan (h9image/freepik)

Baca Juga: Moms Ini Cara Menggunakan Testpack Yang Benar

Puasa “seks” juga untuk menghindari sperma X yang tertinggal, mengingat usia sperma ini lebih lama ketimbang sperma Y. Bila sperma X yang tertinggal ini langsung membuahi begitu masa ovulasi tiba maka yang didapat adalah anak perempuan. Dengan berpuasa, maka kemungkinan mendapat anak laki-laki pun semakin besar.

Cara Memperoleh Janin Perempuan

Berikut cara tradisional yang bisa dilakukan:

*Membasus vagina

Untuk meningkatkan kadar keasaman vagina, basuh vagina dengan 1 gelas air yang dicampur dengan 2 sendok makan asam cuka. Dengan begitu, diharapkan dapat membunuh sperma Y sehingga  sperma X selamat di daerah ini. Volume sperma X yang banyak dapat meningkatkan kemungkinan menghasilkan anak perempuan.

* Jangan Orgasme

Tanpa orgasme sekresi alkalis tidak muncul dan akan membuat sperma Y mati hal ini lebih menguntungkan sperma X yang punya daya tahan lebih baik. 

* Posisi Muka

Dengan posisi ini sperma tidak bisa langsung menerobos ke mulut serviks. Dengan begitu waktu yang dibutuhkan sperma pun akan lebih lama dan lebih menguntungkan sperma X.

* Penetrasi Pendek

Penetrasi pendek, yakni mengangkat penis ke ujung vagina ketika ejakulasi, dapat memperpanjang jarak ke sel telur. Hal ini diduga akan menambah persentase kemungkinan sperma X yang akan membuahi mengingat daya tahannya yang lebih kuat ketimbang sperma Y.

* Seks Teratur

Sperma yang volumenya lebih sedikit diyakini akan meningkatkan kemungkinan mendapatkan anak perempuan. Kenapa? Sebelum mencapai sel telur, sperma harus melalui suatu perjalanan berat. Semakin lama, jumlah sperma akan semakin sedikit karena banyak yang mati di tengah jalan. “Di atas kertas” sperma Y, yang usianya lebih pendek ketimbang X, akan lebih banyak yang mati dibandingkan sperma X.

Nah, untuk mendapatkan volume sperma yang sedikit, hubungan intim sebaiknya dilakukan setelah haid, setiap 2 hari sekali hingga 2-3 hari menjelang ovulasi. Dengan begitu, sperma X yang tahan lebih lama mungkin saja banyak yang masih tertinggal dan akan membuahi sel telur begitu ovulasi terjadi. Jadilah anak perempuan.

Halaman:

Tags

Terkini

Mitos dan Fakta Seputar Pola Makan Ibu Hamil

Jumat, 31 Januari 2025 | 16:40 WIB

Ini Dia Asupan Buah Terbaik untuk Ibu Hamil

Jumat, 31 Januari 2025 | 16:34 WIB