kehamilan

Ternyata Inilah Gangguan Hormon yang Bisa Sebabkan Telat Haid

Kamis, 31 Oktober 2024 | 22:14 WIB
Ternyata ini penyebab telat haid (Saranya7/pixabay)

Gejala hipotiroidisme meliputi kelelahan, penambahan berat badan, kulit kering, rambut rontok, dan intoleransi terhadap suhu dingin. Wanita yang mengalami gejala-gejala ini disarankan untuk melakukan tes darah untuk memeriksa kadar hormon tiroid.

Jika didiagnosis hipotiroidisme, dokter biasanya akan meresepkan obat pengganti hormon tiroid untuk membantu mengatur siklus menstruasi kembali normal.

3. Hiperprolaktinemia

Hiperprolaktinemia adalah kondisi ketika tubuh memproduksi hormon prolaktin dalam jumlah berlebih.

Hormon prolaktin biasanya berperan dalam produksi ASI setelah melahirkan, namun jika kadarnya tinggi pada wanita yang tidak hamil atau menyusui, ini dapat menghambat hormon yang terlibat dalam ovulasi.

Healthline mencatat bahwa kadar prolaktin yang tinggi dapat mengganggu siklus menstruasi, menyebabkan telat haid atau bahkan amenore (tidak ada menstruasi sama sekali).

Baca Juga: Pengaruh Pola Makan dan Nutrisi terhadap Teraturnya Menstruasi

Penyebab hiperprolaktinemia bisa bermacam-macam, seperti penggunaan obat tertentu, stres, atau adanya tumor pada kelenjar pituitari yang disebut prolaktinoma. Penanganan hiperprolaktinemia biasanya melibatkan pengobatan untuk menurunkan kadar prolaktin atau, dalam beberapa kasus, operasi untuk mengangkat tumor pituitari.

Mengapa Gangguan Hormon Bisa Mempengaruhi Siklus Menstruasi?
Hormon memainkan peran penting dalam mengatur siklus menstruasi.

Ketika hormon-hormon ini tidak seimbang, proses ovulasi dan menstruasi bisa terganggu. Ovulasi, yaitu pelepasan sel telur dari ovarium, sangat dipengaruhi oleh keseimbangan hormon reproduksi.

Baca Juga: Pengaruh Stres pada Siklus Menstruasi hingga Telat Haid

Jika terjadi ketidakseimbangan hormon, maka proses ovulasi bisa tertunda atau tidak terjadi sama sekali, sehingga siklus menstruasi menjadi tidak teratur atau bahkan terhenti.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Jika telat haid terjadi selama beberapa bulan atau disertai gejala lain seperti pertambahan atau penurunan berat badan yang signifikan, rambut rontok, atau jerawat berlebih, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Pemeriksaan hormon, baik melalui tes darah maupun pemeriksaan lainnya, dapat membantu mendiagnosis gangguan hormon yang mendasari.

Halaman:

Tags

Terkini

Mitos dan Fakta Seputar Pola Makan Ibu Hamil

Jumat, 31 Januari 2025 | 16:40 WIB

Ini Dia Asupan Buah Terbaik untuk Ibu Hamil

Jumat, 31 Januari 2025 | 16:34 WIB