SMARTPARENT.ID - Kembar parasit adalah kondisi langka di mana satu janin dalam kehamilan kembar tidak berkembang sempurna dan bergantung sepenuhnya pada tubuh kembar utama.
Keberadaan janin parasit dapat memicu berbagai komplikasi kesehatan bagi bayi yang menjadi inangnya.
Baca Juga: Apakah Kembar Parasit Bisa Bertahan Hidup? Ini Menurut Pandangan Medis
Dampak yang ditimbulkan dapat bersifat jangka pendek, seperti gangguan pernapasan atau sirkulasi darah, hingga jangka panjang yang berhubungan dengan pertumbuhan dan fungsi organ tubuh.
1. Komplikasi Kesehatan Jangka Pendek
Pada saat kelahiran, bayi yang mengalami kembar parasit sering menghadapi berbagai tantangan medis. Beberapa komplikasi yang dapat muncul segera setelah lahir meliputi:
a. Gangguan Pernapasan
Jika janin parasit menempel di dada atau leher bayi utama, kondisi ini dapat menghambat saluran napas dan menyebabkan kesulitan bernapas.
Menurut laporan NIH, beberapa bayi dengan kembar parasit mengalami tekanan pada trakea, yang dapat berujung pada gagal napas jika tidak segera ditangani.
b. Beban Metabolik yang Tinggi
Bayi utama harus menyediakan suplai darah dan nutrisi bagi janin parasit.
Baca Juga: Banyak yang Belum Tahu, ini Bedanya Kembar Parasit dan Kembar Siam
Hal ini bisa menyebabkan beban metabolik yang berlebihan, sehingga meningkatkan risiko gagal jantung kongestif.
JAMA Pediatrics mencatat bahwa dalam beberapa kasus, bayi dengan kembar parasit mengalami hipertensi pulmonal karena jantungnya harus bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan dua tubuh.