Jika bayi utama terlalu bergantung pada sirkulasi darah yang juga memberi makan janin parasit, pemisahan tiba-tiba dapat menyebabkan syok sirkulasi, di mana tekanan darah bayi utama turun drastis dan mengancam nyawanya.
d. Infeksi Pascabedah
Setiap operasi besar membawa risiko infeksi, terutama jika bayi membutuhkan rekonstruksi jaringan yang luas.
Dalam beberapa kasus, bayi harus menjalani beberapa operasi tambahan untuk mengatasi komplikasi yang muncul setelah pemisahan.
Baca Juga: 5 Tips Makin Produktif Dengan HUAWEI MatePad 12 X di Mana Saja dan Kapan Saja
4. Risiko dan Peluang Kesuksesan Operasi
a. Faktor yang Meningkatkan Peluang Keberhasilan
Diagnosis dini dan perencanaan yang matang.
Kemandirian organ bayi utama – semakin sedikit organ yang berbagi, semakin tinggi peluang sukses operasi.
Kondisi fisik bayi utama yang stabil sebelum operasi.
b. Risiko Operasi yang Harus Dipertimbangkan
Kematian bayi utama jika operasi gagal.
Baca Juga: Jelajahi Konsep Baru LOTTE Mart Kuningan City: Pengalaman Belanja Modern ala Korea
Kerusakan saraf permanen jika kembar parasit terhubung ke sistem saraf utama.
Gangguan pertumbuhan jika ada dampak pada tulang atau jaringan yang belum berkembang sempurna.
Menurut World Journal of Surgery, angka keberhasilan operasi pemisahan kembar parasit bervariasi antara 60% hingga 80%, tergantung pada lokasi keterhubungan dan kondisi bayi sebelum operasi.
Artikel Terkait
Memilih Jenis Kelamin Bayi Lewat Cara Medis, Mungkinkah?
Ayahnya ok Tersenyum? Ini Fakta Mengejutkan Bayi yang Ditelantarkan di Rumah Sakit
Moms, Ini 7 Manfaat Menggendong Bayi
Dua Kasus Kembar Parasit yang Sempat Menghebohkan, Bayi Lahir dengan 4 Tangan dan Kaki
Salah Satunya Gangguan Jantung, ini Dampak Kesehatan Bayi yang Mengalami Kembar Parasit