Mengenal Fimosis pada Bayi, Ketahui Penyebab sampai Cara Menangani-nya

Photo Author
Agnia Qurota Ayun, Smart Parent
- Kamis, 11 Juli 2024 | 23:30 WIB
Fimosis pada bayi (Freepik)
Fimosis pada bayi (Freepik)

Bayi dengan fimosis yang parah mungkin lebih rentan terhadap infeksi saluran kemih atau balanitis.

Penanganan Fimosis pada Bayi

Penanganan fimosis pada bayi biasanya tidak memerlukan intervensi medis kecuali ada komplikasi seperti infeksi atau nyeri.

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil:

Baca Juga: Efek Samping Lidah Buaya, Apa Yang Harus Diwaspadai?

1. Menjaga Kebersihan

Membersihkan area genital bayi dengan lembut dan teratur dapat membantu mencegah infeksi.

2. Krim Steroid

Dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan krim steroid untuk membantu melunakkan dan meregangkan kulup sehingga bisa ditarik kembali.

3. Konsultasi Medis

Jika bayi mengalami gejala seperti nyeri atau infeksi berulang, penting untuk berkonsultasi dengan dokter.

Baca Juga: 8 Aktivitas ini Cocok Bagi Anak yang Punya Bakat di Bidang Seni Rupa

Dokter dapat mengevaluasi kondisi dan merekomendasikan pengobatan yang tepat.

4. Prosedur Medis

Dalam kasus yang sangat jarang, jika fimosis menyebabkan masalah yang signifikan dan tidak merespons pengobatan lain, prosedur medis seperti sunat mungkin dipertimbangkan.

Halaman:

Editor: Agnia Qurota Ayun

Sumber: Mayo Clinic, National Health Service, American Urological Association

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB
X