Mengenal Fimosis pada Bayi, Ketahui Penyebab sampai Cara Menangani-nya

Photo Author
Agnia Qurota Ayun, Smart Parent
- Kamis, 11 Juli 2024 | 23:30 WIB
Fimosis pada bayi (Freepik)
Fimosis pada bayi (Freepik)

Infeksi seperti balanitis (infeksi pada kepala penis) dapat menyebabkan peradangan dan pembengkakan yang membuat kulup sulit ditarik kembali.
Baca Juga: Jadwal MPASI Bayi 6 Bulan, Dilengkapi Tips dan 2 Contoh Resep

4. Trauma atau Cedera

Cedera pada penis dapat menyebabkan jaringan parut yang menghambat kemampuan kulup untuk ditarik kembali.

Gejala Fimosis pada Bayi

Gejala fimosis pada bayi dapat bervariasi, tetapi beberapa tanda yang umum meliputi:

1. Kulup Tidak Bisa Ditarik Kembali

Ini adalah tanda paling jelas dari fimosis.

Baca Juga: Pijat ILU untuk Bayi, Panduan berikut Manfaatnya

Pada bayi, ini biasanya tidak menjadi masalah kecuali ada gejala lain yang menyertainya.

2. Kemerahan dan Pembengkakan

Kepala penis atau kulup mungkin terlihat merah dan bengkak, terutama jika ada infeksi atau peradangan.

3. Nyeri Saat Buang Air Kecil

Jika fimosis menyebabkan penyempitan yang signifikan, bayi mungkin mengalami nyeri atau kesulitan saat buang air kecil.

Baca Juga: Ketahui! Manfaat Waslap Bayi beserta Tips untuk Memilih dan Menggunakannya

4. Infeksi Berulang

Halaman:

Editor: Agnia Qurota Ayun

Sumber: Mayo Clinic, National Health Service, American Urological Association

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB
X