Infeksi seperti balanitis (infeksi pada kepala penis) dapat menyebabkan peradangan dan pembengkakan yang membuat kulup sulit ditarik kembali.
Baca Juga: Jadwal MPASI Bayi 6 Bulan, Dilengkapi Tips dan 2 Contoh Resep
4. Trauma atau Cedera
Cedera pada penis dapat menyebabkan jaringan parut yang menghambat kemampuan kulup untuk ditarik kembali.
Gejala Fimosis pada Bayi
Gejala fimosis pada bayi dapat bervariasi, tetapi beberapa tanda yang umum meliputi:
1. Kulup Tidak Bisa Ditarik Kembali
Ini adalah tanda paling jelas dari fimosis.
Baca Juga: Pijat ILU untuk Bayi, Panduan berikut Manfaatnya
Pada bayi, ini biasanya tidak menjadi masalah kecuali ada gejala lain yang menyertainya.
2. Kemerahan dan Pembengkakan
Kepala penis atau kulup mungkin terlihat merah dan bengkak, terutama jika ada infeksi atau peradangan.
3. Nyeri Saat Buang Air Kecil
Jika fimosis menyebabkan penyempitan yang signifikan, bayi mungkin mengalami nyeri atau kesulitan saat buang air kecil.
Baca Juga: Ketahui! Manfaat Waslap Bayi beserta Tips untuk Memilih dan Menggunakannya
4. Infeksi Berulang
Artikel Terkait
Bahaya Ruam Popok pada Bayi dan Cara Mengatasinya
Bayi Baru Lahir, Apa Saja Perlengkapan yang Perlu Dipersiapkan?
Ketahui! Manfaat Waslap Bayi beserta Tips untuk Memilih dan Menggunakannya