SMARTPARENT.ID – Literasi keuangan perlu juga dikenalkan pada anak sejak dini. Bagaiman mengenalkan literasi keuangan pada anak, yuk simak penjelasan berikut.
Meskipun banyak orang tua memahami pentingnya mengajari anak-anak mereka tentang uang, mereka sering kali tidak yakin harus mulai dari mana atau bagaimana. Ini adalah tiga cara untuk berpikir tentang mengajar anak-anak Anda tentang uang:
Tunjukkan dan nyatakan hubungan antara pekerjaan dan uang:
Anda dapat melakukannya dengan melibatkan anak-anak dalam diskusi anggaran keluarga. Waktu makan adalah waktu yang tepat untuk berbicara dengan anak tentang uang.
Jika Anda merencanakan liburan keluarga, misalnya, mintalah mereka meneliti berapa harga barang tersebut. Mereka dapat mencari penerbangan maskapai penerbangan, tarif sewa mobil, pilihan hotel, aktivitas lokal, dll.
Baca Juga: Tantrum pada Anak, Begini Cara Periksa Apakah Anak Tantrum atau Bukan
Buka rekening tabungan bersama anak Anda:
Kesempatan sempurna untuk mengajari anak-anak tentang penganggaran dan menabung adalah ketika mereka menerima uang dari acara khusus atau ulang tahun. Pertimbangkan untuk membawa anak Anda ke bank untuk membuka rekening atau meminta mereka membantu melakukan setoran online.
Anda dapat meminta mereka membagi uang yang diterima menjadi tiga bagian: sepertiganya dapat digunakan untuk diri mereka sendiri, sepertiganya disumbangkan ke badan amal, dan sepertiganya dimasukkan ke rekening bank.
Pertimbangkan juga untuk membiarkan anak Anda menginvestasikan uangnya di pasar saham. Anda dapat membiarkan mereka memilih saham di mana uangnya akan diinvestasikan. Pertimbangkan juga untuk membiarkan anak Anda menginvestasikan uangnya di pasar saham.
Anda dapat membiarkan mereka memilih saham tempat uang tersebut diinvestasikan. Kemudian, setiap kuartal, Anda dapat meninjau laporan rekening bersama anak Anda dan melihat bagaimana nilainya naik dan turun.
Contoh-contoh ini adalah cara ampuh untuk menunjukkan kepada anak-anak pentingnya melakukan bunga bunga sekaligus membangun kepercayaan diri mereka dalam menabung untuk masa depan.