1. Buku dan Literatur
Banyak buku yang dapat membantu orang tua mengenali dan mengembangkan bakat anak.
Misalnya, "The Talent Code" oleh Daniel Coyle dan "Mindset" oleh Carol S. Dweck.
2. Kursus dan Lokakarya
Baca Juga: Banyak yang Tak Tahu, ini Manfaat Kacang Almond untuk Kehamilan
Banyak organisasi yang menawarkan kursus dan lokakarya untuk anak-anak di berbagai bidang, seperti seni, musik, olahraga, dan STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika).
3. Tes dan Penilaian Psikologis
Tes seperti Multiple Intelligences Developmental Assessment Scales (MIDAS) dapat membantu mengidentifikasi berbagai jenis kecerdasan dan bakat anak.
4. Komunitas dan Kelompok Dukungan
Bergabung dengan komunitas atau kelompok dukungan orang tua dapat memberikan wawasan dan saran praktis tentang cara mendukung bakat anak.
Artikel Terkait
Membuka Potensi: Fenomena dari Kejar Tumbuh Kembang Anak (Catch-Up Growth)
10 Channel YouTube Edukatif bagi Anak: Belajar dengan Cara yang Menyenangkan
Para Ayah, Yuk Ikut Merawat Bayi. Nanti Bayi akan Lebih Pede