SMARTPARENT.ID Tiba-tiba bayi tidak mau makan. Padahal dia tidak sakit, makanan yang diberikan pun makanan yang disukainya. Lalu apa penyebabnya? Jangan-jangan ia sariawan.
Tak hanya sulit makan, bayi pun lebih mudah rewel. Terutama ketika dia harus makan atau minum. Dikarenakan merasakan perih di mulutnya. Sementara bayi sudah haus dan lapar, ketika minum/makan tidak bisa, maka ia akan bertambah rewel.
Cobalah lihat ke dalam mulut bayi. Sariawan biasanya ditandai dengan bintik putih dan dilingkari lingkaran berwarna merah. Bisa terdapat di lidah, dinding mulut, atau gusi.
Baca Juga: Mau Anak Tumbuh lebih Cerdas? Minta Ia Tidur yang Cukup
Beberapa Penyebab Munculnya Sariawan pada Bayi
- Makanan/Minuman Panas
Mulut bayi belum kuat memakan atau meminum yang panas-panas. Misalnya, bila susu yang diberikan terlalu panas, bisa memicu munculnya sariawan. Maka, hindari memberikan makanan atau minuman yang panas. Setiap kali ingin memberinya makan atau susu, pastikan suhunya aman untuk bayi
- Gigi Geligi yang Mulai Tumbuh
Di usia 6 bulan gigi-geligi bayi sudah mulai tumbuh. Sangat mungkin terjadi traumatik atau mulut bayi terluka yang diakibatkan oleh gigitan gigi geliginya. Gigitan terjadi karena bayi merasa tidak nyaman dengan giginya yang baru tumbuh. Untuk mengantisipasinya memberikan teether untuk digigit-gigit sehingga rasa tidak nyamanya bisa tersalurkan.
- Dot Terlalu Keras
Dot yang konturnya agak kasar dan terbuat dari karet yang keras, kemungkinan gesekannya bisa membuat mulut bayi terluka sehingga muncul sariawan. Sebaiknya gunakan dot yang dibuat dari bahan yang lunak dan lentur seperti dari bahan silikon.
- Mengonsumsi Obat Terlalu Lama
Pemakaian obat-obatan yang terlalu lama pun bisa memunculkan sariawan. Pada bayi yang terkena vlek paru misalnya, dimana ia harus menjalani pengobatan yang cukup lama. Atau bayi yang mengonsumsi obat yang dikandungnya bersifat asam. Bila tersisa di mulut mungkin saja memicu terjadinya sariawan karena proses pengasaman tersebut mengundang datangnya bakteri. Untuk itu, sedapat mungkin, setelah meminumkan obat, minumkan bayi dengan air putih sehingga sisa-sisa obat tidak menempel di gusi maupun dinding mulut.
Baca Juga: Ini Lo, Gejala Bayi Mengalami Dehidrasi, Moms Harus Lakukan Apa?