Mau Anak Tumbuh lebih Cerdas? Minta Ia Tidur yang Cukup

Photo Author
Irfan Hasuki, Smart Parent
- Selasa, 14 Mei 2024 | 07:45 WIB
Anak Tidur (Jonathan Borba/unsplash)
Anak Tidur (Jonathan Borba/unsplash)

SMARTPARENT.ID Ternyata, tidur yang cukup dapat membantu meningkatkan kecerdasan anak. Tidur yang cukup akan membuat fisik dan mental anak tumbuh lebih kondusif yang nantinya akan mempengaruhi kecerdasannya.

Berdasarkan penelitian, selama tidur semua fungsi-fungsi tubuh diperbaharui lagi, mulai dari sel-sel otot, hati, ginjal, tulang sumsum, perut, termasuk otak.  Dengan tubuh fresh biasanya anak akan lebih semangat untuk melakukan sesuatu apalagi didukung oleh tubuh dan otak yang kembali berfungsi dengan sangat baik.

Selain itu, pertumbuhan hormon pun lebih banyak diproduksi pada saat tidur. Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas, ukuran dan efisiensi otak, juga meningkatkan pengangkutan asam amino dari darah ke otak, yang memungkinkan sel urat syaraf dapat memiliki pengetahuan yang permanen dan berguna.

Khusus ketika tidur malam, salah satu hormon penting, kortisol, produksi tertingginya adalah ketika tengah malam hingga pagi dini hari. Kortisol adalah hormon yang berperan dalam membantu kita atau anak dalam menghadapi stress atau tekanan yang dihadapi setiap hari, mengurangi rasa penat, dan peradangan.

Baca Juga: Ini Lo, Gejala Bayi Mengalami Dehidrasi, Moms Harus Lakukan Apa?

Beda Usia Beda Kebutuhan Tidur

Tidur dianjurkan secukupnya. Bila kebanyakan tidur pun membuat anak jadi malas dan tidak kreatif. Kebutuhan tidur setiap anak berbeda-beda :

- Bayi

Tigaperempat waktu bayi dalam sehari dipakai tidur, sekitar 20 jam. Sebab bayi butuh waktu yang lebih banyak untuk mengembangkan pertumbuhan fisiknya dan ini didapat dengan baik pada saat tidur.

Di usia 6 bulan, di mana psikomotoriknya mulai tumbuh lebih tinggi, kebutuhan tidur bayi sedikit berkurang, biasanya menjadi sekitar 12 sampai 15 jam sehari. Bayi sudah mulai asyik dengan berbagai kemampuan barunya, memandang, menggerak-gerakkan tangan dan kaki, memegang benda, dan lainnya.

- Balita

Di usia 1 tahun ke atas, pola tidur anak semakin berkurang menjadi sekitar 10-12 jam. Ia senang bereksplorasi dengan kemampuan motoriknya, indra perabanya, indra penglihatannya, indra pendengarannya, keinginan berinteraksi sosial, dan lainnya.

- Anak-anak

Sesuai perkembangannya, biasanya di usia 5 tahun ke atas, waktu tidurnya 8-10 jam perhari. Pasalnya, berbagai aktivitas anak yang mulai teratur harus dijalaninya, mulai dari sekolah, les, belajar, nonton teve, bermain, dan sebagainya. Apalagi di usia ini anak sangat tertarik dengan bersosialisasi sehingga waktu tidur terkadang malah terlewatkan.

Halaman:

Editor: Irfan Hasuki

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X