Paparan Kekerasan pada Game, Anak Jadi Lebih Agresif

Photo Author
Irfan Hasuki, Smart Parent
- Kamis, 2 Mei 2024 | 08:11 WIB
Anak Bis Terpengaruh, menyontoh perilaku kekerasan dari game berunsur kekerasan yang ia mainkan (Love portrait and love the world)
Anak Bis Terpengaruh, menyontoh perilaku kekerasan dari game berunsur kekerasan yang ia mainkan (Love portrait and love the world)

Buat Kesepakatan Bersama Anak

Moms juga bisa melakukan kesepakatan pada anak dalam hal penggunaan gadget. Kapan ia boleh bermain game, game apa yang boleh dimainkan, kapan ia harus melakukan aktivitas lain, dan sebagainya. Katakan pula padanya bahwa ada banyak aktivitas yang jauh lebih menarik dibandingkan dengan bermain game. Misalnya bermain sepeda, bermain petak umpet, mewarnai, menempel, dan lainnya.

Moms pun Melepas Gadget

Jangan hanya anak yang harus melepas gadget, Moms pun juga. Manfaatkan waktu bersama dengan anak tanpa gadget, lepas semua ponsel atau gadget. Tidak satupun di antara kita yang aktif dengan ponsel atau gadgetnya kecuali dalam kondisi terpaksa, menerima telepon misalnya. Selain memberikan contoh positif, juga akan meningkatkan kualitas hubungan kita dengan anak.

Baca Juga: Game Online Asyik, Tapi Gangguan Kesehatan Mata Mengintai

Halaman:

Editor: Irfan Hasuki

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB
X