balita

Jika Anak Sudah Mulai Membeo, Contohkan ia Kata yang Baik-Baik ya Moms

Senin, 30 September 2024 | 15:11 WIB
Anak Meniru ucapan kita? ini wajar karena kemampuan bicaranya sedang berkembang (Mikhail Nilov/Pexels)

Penjelasan ini harus kita berikan lagi setiap kali anak mengucapkan kata-kata tidak pantas tersebut. Tapi ingat, jangan dengan nada marah. Penjelasan yang konsisten akan membuat anak memahami apa yang sebenarnya boleh dan tidak boleh. Apalagi di usia ini anak mudah lupa dengan apa yang pernah diperingatkan oleh orang tuanya.

- Cari Alternatif Kata Pengganti

Bila peniruan sudah sangat kuat seringkali sulit memberi arahan kepada anak. Dia akan menentang bila diberikan arahan bahkan mengulangi perkataannya lagi. Tak perlu panik karena di usia ini merupakan masa negativistik yang sangat kental dan kita masih bisa mengatasinya. Salah satu caranya adalah dengan memberikan alternatif perkataan yang tidak terdengar kasar dan jorok. Misalnya, ketika bilang “mama monyet” kita bisa memintanya untuk menggantinya dengan kata yang lebih halus, “mama bukan monyet tapi mama kupu-kupu,” misalnya. Nah ketika emosi yang tak tertahankan kemudian mengumpat akan terdengar lebih halus.

Baca Juga: Kenalkan Angka ke Anak yuk Moms, Ia akan Tumbuh Lebih Cerdas Lo!

- Kenakan Konsekuensi

Konsekuensi baru diterapkan bila arahan yang berulangkali kita berikan tak mempan mengubah perilaku anak. Konsekuensi sebaiknya bersifat mendidik, seperti tidak jalan-jalan dengan sepeda, tidak dibelikan es krim, tidak diizinkan main lego, dan sebagainya. Tidak dengan hujatan apalagi hukuman fisik.

- Telusuri Sumber Peniruan

Hal penting yang tidakboleh ditinggalkan adalah menelusuri sumber kata-kata negatif tersebut. Jika meniru dari kita maka kita harus menghilangkannya sama sekali perkataan tersebut, jika berasal dari tetangga minta ia untuk tak mengucapkannya kembali bila sulit cobalah sesaat untuk tidak bermain ke tetangga, bila dari acara teve maka kita harus menyeleksi kembali tayangan yang boleh ditonton atau dampingi anak selama menonton. Namun, yang sulit adalah bila peniruan itu berasal dari teman bermainnya karena harus melibatkan orangtua si anak untuk mengingatkan anaknya.

Halaman:

Tags

Terkini

Bagaimana Mengajarkan Empati pada Anak Balita?

Kamis, 12 Juni 2025 | 20:40 WIB

Moms, Aku Mau Videocall Ayah!

Rabu, 26 Februari 2025 | 07:56 WIB

Ketika Anak Tak Mau Pakai Baju, Bolehkah Kita Memaksa?

Selasa, 25 Februari 2025 | 21:18 WIB

Jangan Mengancam Anak Tetapi Berikan Ia Penjelasan

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:51 WIB

Moms, Jangan Pernah Mengancam Anak, Ya!

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:41 WIB

Biarkan Anak Corat-coret, Disitu Tumbuh Kreativitas

Senin, 24 Februari 2025 | 17:06 WIB

Moms, Perlu Lo Sesekali Anak Dibebaskan Bermain

Senin, 24 Februari 2025 | 15:52 WIB

Bila Anak Suka Tak Sopan, Ini Cara Mengatasinya

Sabtu, 22 Februari 2025 | 21:14 WIB

Ini Manfaat Buat Anak Saat Belajar di Meja Makan

Jumat, 21 Februari 2025 | 15:37 WIB

Saat Makan Saatnya Anak Belajar

Jumat, 21 Februari 2025 | 14:47 WIB