balita

Moms, Boleh Lo Mengenalkan Angka kepada BATITA. Tapi…

Rabu, 28 Agustus 2024 | 22:21 WIB
Numerik (Magda Ehlers/Pexels)

SMARTPARENT.ID Banyak yang surprise ketika si kecil yang masih batita ternyata sudah mampu berhitung. Meskipun terkadang ucapannya masih tidak jelas dan terbolak-balik urutannya, tetapi kita tetap surprise dengan kemampuannya itu. “Satu, dua, tiga, lima, tujuh,” dan seterusnya.

Dengan kemampuan yang berhasil ditunjukkannya itu, banyak orang tua beranggapan bahwa anak tersebut akan menjadi anak yang cerdas kelak. Memang cukup beralasan, namun perlu stimulasi lanjutan. Namun seringkali, kemampuan yang sudah ditunjukkan anak tidak dibarengi dengan stimulasi yang benar dari orang tua. Misalnya, karena anak terlihat cerdas berhitung, orang tua pun menuntutnya untuk menghapal berbagai simbol angka. Ada yang langsung menstimulasinya sendiri atau memasukkannya ke preschool lebih dini.

Baca Juga: Mau Memberikan Mainan Edukatif Buat Anak? Ini Lo Moms Panduan Memilihknya Sesuai Usia Anak

Sebenarnya, meskipun batita sudah bisa mengucapkan angka, dari 1 sampai 10 misalnya, belum tentu mereka paham dengan apa yang diucapkannya. Anak belum tentu mengerti konsep dari bilangan yang diucapkannya itu.

Kemampuan ini biasanya bukan karena anak benar-benar memahami, baik simbol maupun urutannya tetapi didapat dari pengaruh luar, menyontoh atau tanpa sadar orang tua sudah memperkenalkannya. Bila kakaknya sering berhitung dengan keras di depannya, lambat laun anak bisa mengikutinya.  Apalagi kalau si kakak berhitung sambil bernyanyi. Kalau orang tua tidak pernah menyontohkannya apalagi  memperkenalkannya kemudian tiba-tiba anak mampu mengucapkannya, kemungkinan dia mendapat contoh dari orang lain, entah tetangga, kakek-nenek, televisi, dan sebagainya. Pokoknya, ada orang yang pernah memberi contoh. 

Demikian pula dengan anak yang sering memperkenalkan angka secara langsung. Tentu kemampuan mengucapkan angka demi angka bisa muncul dengan sendirinya. Tapi apakah anak memang benar benar sudah paham dengan apa yang diucapkannya, kita perlu menelusurinya lagi.

Baca Juga: Apa Saja Sih Mainan Edukatif Itu? Ini Ciri-cirinya Moms

Untuk sekedar memperkenalkan angka, tidak ada batasan kapan mereka boleh diperkenalkan. Bahkan boleh saja bila Moms sudah memperkenalkannya sejak bayi bahkan sejak masih di dalam kandungan. Asal, ketika memperkenalkannya kita tidak menuntut anak untuk memahami apa yang kita kenalkan itu. Misalnya, ketika kita mengenalkan angka 1, 2, dan 3, jangan memintanya untuk cepat menghapalnya. Pokoknya jangan mengenalkan secara berlebihan, kita harus bisa menyadari sejauh mana respon yang diberikan anak dan tidak mengharapkan respon berlebihan seperti dia langsung bisa memahami konsep bilangan tersebut.

Tags

Terkini

Bagaimana Mengajarkan Empati pada Anak Balita?

Kamis, 12 Juni 2025 | 20:40 WIB

Moms, Aku Mau Videocall Ayah!

Rabu, 26 Februari 2025 | 07:56 WIB

Ketika Anak Tak Mau Pakai Baju, Bolehkah Kita Memaksa?

Selasa, 25 Februari 2025 | 21:18 WIB

Jangan Mengancam Anak Tetapi Berikan Ia Penjelasan

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:51 WIB

Moms, Jangan Pernah Mengancam Anak, Ya!

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:41 WIB

Biarkan Anak Corat-coret, Disitu Tumbuh Kreativitas

Senin, 24 Februari 2025 | 17:06 WIB

Moms, Perlu Lo Sesekali Anak Dibebaskan Bermain

Senin, 24 Februari 2025 | 15:52 WIB

Bila Anak Suka Tak Sopan, Ini Cara Mengatasinya

Sabtu, 22 Februari 2025 | 21:14 WIB

Ini Manfaat Buat Anak Saat Belajar di Meja Makan

Jumat, 21 Februari 2025 | 15:37 WIB

Saat Makan Saatnya Anak Belajar

Jumat, 21 Februari 2025 | 14:47 WIB