Apa Saja Sih Mainan Edukatif Itu? Ini Ciri-cirinya Moms

Photo Author
Irfan Hasuki, Smart Parent
- Selasa, 27 Agustus 2024 | 23:39 WIB
Mainan Edukatif harus mencerdaskan (Pavel Danilyuk/Pexels)
Mainan Edukatif harus mencerdaskan (Pavel Danilyuk/Pexels)

SMARTPARENT.ID Tidak semua mainan bisa dikatakan mainan edukatif. Sebab, yang disebut dengan mainan edukatif adalah mainan yang dapat memberikan stimulasi pada otak anak sehingga dapat meningkatkan kecerdasannya.

Mainan edukatif harus masuk dalam kategori berikut ini,

  • Mainan untuk Anak balita,

Mainan ini sengaja dibuat untuk merangsang berbagai kemampuan dasar pada balita. Jika anak balita memainkannya diharapkan kecerdasannya pun meningkat lebih optimal.

Baca Juga: Mau si Kecil Lebih Cerdas? Berikan Ia Mainan Edukatif

  • Bisa Multifungsi

Dari satu mainan bisa didapat berbagai variasi mainan yang bisa kita lakukan sehingga stimulasi yang bisa diberikan pun bisa lebih beragam. Misalnya, sekali main bisa mengenalkan warna, melatih motorik, mengenal bentuk. Seperti permainan balok susun warna.

  • Melatih Problem Solving

Pada beberapa mainan, saat memainkannya anak sekaligus diminta untuk melatih problem solving. Permainan pasel misalnya, anak diminta untuk menyusun potongan-potongannya menjadi utuh.

  • Melatih Konsep-Konsep Dasar

Lewat permainan ini, anak dilatih untuk mengembangkan kemampuan dasarnya seperti mengenal bentuk, warna, besaran, juga melatih motorik halus. Mengenal konsep dasar ini penting untuk perkambangan kecerdasan otak anak.

  • Melatih Ketelitian dan Ketekunan

Memainkan mainan edukatif tak hanya sekadar menikmati tetapi anak dituntut untuk teliti dan tekun ketika mengerjakannya. Saat menyusun puzzle misalnya, anak harus teliti dan tekun. Ini sebagai bentuk latihan demi meningkatkan kegigihan anak dalam mengerjakan sesuatu.

  • Merangsang Kreativitas Anak

Permainan ini harus mengajak anak untuk selalu kreatif lewat berbagai variasi mainan yang dilakukan. Bermain balok susun misalnya, anak dituntut kreativitas dalam menciptakan bangunan. Membangun rumah, gedung bertingkat, jembatan, dan sebagainya.

Baca Juga: Mau Memberikan Mainan Edukatif Buat Anak? Ini Lo Moms Panduan Memilihknya Sesuai Usia Anak 

Boleh Menggunakan Barang=Barang Bekas

Moms sangat bisa menggunakan benda-benda yang di sekeliling rumah sebagai sarana permainan edukatif. Misalnya, gelas plastik, bisa digunakan untuk ditumpuk-tumpuk. Hal ini akan melatih berbagai kemampuan dasar anak seperti motorik, kreativitas, ketekunan, kesabaran, dan lainnya. Atau bisa juga gelas-gelas tersebut dimasukkan ke dalam wadah yang lebih besar. Atau bisa dengan menggunakan dus-dus bekas yang saling ditumpuk atasu dimasukkan. Bisa juga saat beraktivitas di dalam kamar mandi dengan memasukkan air ke dalam ember dengan menggunakan ciduk. Intinya, banyak aktivitas yang bisa dilakukan di rumah menggunakan benda-benda yang ada di sekitar rumah.

Baca Juga: Berapa Tinggi dan Berat Badan Anak Usia 2 Tahun? Ini Patokannya

Editor: Irfan Hasuki

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Bagaimana Mengajarkan Empati pada Anak Balita?

Kamis, 12 Juni 2025 | 20:40 WIB

Moms, Aku Mau Videocall Ayah!

Rabu, 26 Februari 2025 | 07:56 WIB

Ketika Anak Tak Mau Pakai Baju, Bolehkah Kita Memaksa?

Selasa, 25 Februari 2025 | 21:18 WIB

Jangan Mengancam Anak Tetapi Berikan Ia Penjelasan

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:51 WIB

Moms, Jangan Pernah Mengancam Anak, Ya!

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:41 WIB

Biarkan Anak Corat-coret, Disitu Tumbuh Kreativitas

Senin, 24 Februari 2025 | 17:06 WIB

Moms, Perlu Lo Sesekali Anak Dibebaskan Bermain

Senin, 24 Februari 2025 | 15:52 WIB

Bila Anak Suka Tak Sopan, Ini Cara Mengatasinya

Sabtu, 22 Februari 2025 | 21:14 WIB

Ini Manfaat Buat Anak Saat Belajar di Meja Makan

Jumat, 21 Februari 2025 | 15:37 WIB

Saat Makan Saatnya Anak Belajar

Jumat, 21 Februari 2025 | 14:47 WIB
X