balita

Anak Mudah Panik? Ini 7 Langkah Mencegah dan Mengatasinya

Jumat, 26 Juli 2024 | 10:30 WIB
Anak Panik (Keira Burton/Pexels)

Berikut  7 langkah untuk mencegah maupun mengatasi anak yang sedang mengalami panik.  

  1. Hindari Pola Pendidikan yang Salah

Pendidikan dalam keluarga adalah hal yang sangat penting untuk mendukung perkembangan kepribadian anak. Sebaiknya kita menghindari pola-pola yang salah dalam mendidiknya. Misalnya, ketika memintanya untuk tidak nakal kita menggunakan ancaman, “Awas, ya, kalau kamu nakal nanti didatangi badut, dia akan menyambukmu dengan keras!” misalnya. Pola pendidikan seperti ini akan memicu munculnya ketakutan anak. Bila hal seperti ini sering didapatinya bukan hal mustahil anak akan menjadi pribadi yang mudah panik. Sebaiknya, gunakan pola yang membuat anak terpacu untuk tidak nakal. Misalnya dengan memberikan alasan logis kenapa anak tidak boleh nakal. “Kalau kamu nakal nanti tidak disukai oleh temanmu, mereka akan menjauhi kamu. Mau kalau kamu main sendirian?” 

  1. Ciptakan Situasi Nyaman

Rasa aman dan nyaman merupakan suasana yang kondusif untuk perkembangan kepribadian anak. Janganlah sesekali membuat anak merasa terancam dan ketakutan. Misalnya, ketika harus pergi tidur, anak selalu dibujuk dengan menakut-nakutinya. “Lihat, di luar sudah gelap, nanti genderuwo akan muncul kalau kamu tidak tidur!” misalnya. Kata-kata seperti ini akan membuat anak merasa takut bahkan panik bila malam tiba. “Jangan-jangan genderuwo bakal muncul dari dalam gelap!” mungkin seperti ini kepanikannya.

  1. Persiapkan Terhadap Hal Baru

Setiap hari, mungkin anak akan menghadapi hal baru. Entah menyenangkan atau malah menakutkan. Mempersiapkannya untuk menghadapi hal yang mungkin menakutkan dan membuat anak panik terkadang perlu dilakukan. Ketika akan pergi ke tempat yang mungkin ada badutnya, sebelumnya kita mempersiapkan anak untuk mengahadapi pertemuannya dengan badut. “Nanti di Ancol ada badut, kamu tidak perlu takut karena badutnya baik dan lucu!” Misalnya. Atau ketika sedang menyaksikan televisi yang ada badutnya, “Lihat, itu namanya badut, lucu, ya!”

  1. Temani Anak Menghadapi Situasi Baru

Jangan membiarkan anak menghadapi kepanikannya sendiri karena dia butuh sandaran untuk berlindung. Saat panik bertemu dengan badut, berusahalah untuk berada di sisinya dengan menyediakan tubuh kita untuk tempatnya berlindung. Elusan, belaian, dekapan, bisa membuat anak merasa tenang. Jangan malah membiarkannya menangis sendirian karena akan membuatnya bertambah panik.

  1. Orang Tua Jangan Ikut Panik

Terkadang sifat tantrum anak keluar yang mungkin sangat merepotkan kita. Menghadapi situasi seperti ini kita jangan malah panik. Kepanikan orang tua akan menambah kepanikan anak.

  1. Pisahkan Dari Sumber Kepanikan

Bila anak tidak bisa ditenangkan sebaiknya jauhkan dia dari hal yang membuatnya panik. Panik karena melihat badut misalnya, maka jauhkan anak dari badut tersebut agar kepanikannya segera hilang.

  1. Biarkan Anak Mengeluarkan Emosinya

Karena panik biasanya ada perasaan yang ingin dilampiaskan anak. Entah ingin menangis, berteriak, atau mengepalkan tangannya. Biarkan perilaku anak terekspresikan agar dia bisa melepas luapan emosinya. Jangan malah membentak atau memarahi anak untuk diam. Apalagi ditambah dengan kata-kata yang memojokkannya.

Baca Juga: Anak Perfeksionis, Positif dan Negatifnya, Mana yang Lebih Banyak.

Halaman:

Tags

Terkini

Bagaimana Mengajarkan Empati pada Anak Balita?

Kamis, 12 Juni 2025 | 20:40 WIB

Moms, Aku Mau Videocall Ayah!

Rabu, 26 Februari 2025 | 07:56 WIB

Ketika Anak Tak Mau Pakai Baju, Bolehkah Kita Memaksa?

Selasa, 25 Februari 2025 | 21:18 WIB

Jangan Mengancam Anak Tetapi Berikan Ia Penjelasan

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:51 WIB

Moms, Jangan Pernah Mengancam Anak, Ya!

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:41 WIB

Biarkan Anak Corat-coret, Disitu Tumbuh Kreativitas

Senin, 24 Februari 2025 | 17:06 WIB

Moms, Perlu Lo Sesekali Anak Dibebaskan Bermain

Senin, 24 Februari 2025 | 15:52 WIB

Bila Anak Suka Tak Sopan, Ini Cara Mengatasinya

Sabtu, 22 Februari 2025 | 21:14 WIB

Ini Manfaat Buat Anak Saat Belajar di Meja Makan

Jumat, 21 Februari 2025 | 15:37 WIB

Saat Makan Saatnya Anak Belajar

Jumat, 21 Februari 2025 | 14:47 WIB