Sosialisasi Awal: Bayi mulai menunjukkan keinginan untuk bermain bersama orang dewasa, meskipun mereka belum dapat berinteraksi dengan teman sebaya.
- Tahap Balita (2-4 Tahun)
Pada tahap ini, anak mulai menunjukkan minat yang lebih besar terhadap orang lain selain orang tua mereka. Ini adalah periode di mana anak mulai mengembangkan keterampilan sosial pertama mereka.
Baca Juga: Kenali Tahap Proses Persalinan, Ini yang Penting Diperhatikan
Permainan Parallel: Pada usia ini, anak-anak sering bermain di dekat teman sebaya tetapi belum benar-benar berinteraksi. Mereka melakukan aktivitas yang sama, seperti menggambar atau bermain dengan mainan, tetapi tidak saling berkolaborasi.
Mulai Berbagi dan Bergiliran: Anak balita mulai belajar berbagi mainan dan bergiliran, meskipun mereka mungkin masih kesulitan dalam hal ini. Mereka belajar tentang konsep kepemilikan dan mulai mengembangkan empati.
Bahasa dan Komunikasi Sosial: Anak mulai menggunakan bahasa untuk berkomunikasi dengan orang lain, baik untuk menyampaikan kebutuhan mereka atau untuk meminta bantuan. Mereka juga mulai belajar memahami dan mengungkapkan perasaan mereka dengan kata-kata.
- Tahap Prasekolah (4-6 Tahun)
Pada usia prasekolah, anak-anak mulai mengembangkan keterampilan sosial yang lebih kompleks dan mulai membentuk persahabatan yang lebih bermakna.
Permainan Kooperatif: Anak-anak pada usia ini mulai berinteraksi lebih intens dengan teman sebaya mereka melalui permainan kooperatif. Mereka belajar bekerja sama, berbagi, dan menyelesaikan masalah bersama.
Perkembangan Empati: Anak-anak mulai lebih memahami perasaan orang lain dan belajar untuk merespons dengan empati. Mereka mulai memahami bahwa perasaan orang lain bisa berbeda dengan perasaan mereka sendiri.
Baca Juga: Kapan Janin Mulai Bergerak? Panduan Lengkap Perkembangan Gerakan Janin
Perkembangan Norma Sosial: Anak-anak belajar aturan dasar dalam berinteraksi sosial, seperti tidak boleh memukul atau menyakiti teman. Mereka mulai memahami perbedaan antara yang benar dan yang salah dalam konteks sosial.
- Tahap Sekolah Dasar (6-12 Tahun)
Pada tahap sekolah dasar, anak-anak mengembangkan keterampilan sosial yang lebih mendalam dan menjadi lebih terlibat dalam interaksi sosial yang lebih besar di luar rumah dan keluarga.
Kemampuan Memecahkan Masalah Sosial: Anak-anak mulai dapat menangani konflik dengan teman sebaya, baik melalui percakapan atau melalui kompromi. Mereka belajar untuk menyelesaikan masalah dengan cara yang lebih rasional dan terbuka.