SMARTPARENT,ID Sebaiknya, ketika di usia 1,5 tahun dimana anak sudah menunjukkan kemampuan membuka pakaian sendiri kita stimulasi terus kemampuannya. Sebab, mungkin saja awalnya anak kebetulan mampu membukanya tetapi kesulitan untuk melakukannya lagi. Berikut beberapa hal yang bisa kita latihkan kepada anak.
Baca Juga: Bagaimana Bayi Bisa Terkena Biang Keringat?
- Ajarkan Tahap demi Tahap
Pakaikan baju berkancing depan dengan kancing yang cukup besar dan jumlahnya tak terlalu banyak. Ajarkan anak bagaimana cara memegang kancing, membukanya satu persatu, minta ia fokus dan sabar, sampai kancing terakhir terbuka. Kemudian minta anak meletakkan bajunya di tempat yang sudah disediakan, keranjang baju misalnya. Awalnya mungkin anak kesulitan melakukannya dengan baik namun dengan latihan terus lambat laun, setidaknya di usia 3 tahun, anak sudah mampu melakukannya dengan baik.
- Celana Karet, Celana Resleting
Saat mulai belajar melepas celana, sebaiknya pakaikan ia celana karet. Pilih celana karet yang mudah dipelorotkan yakni celana dengan karet yang tak terlalu keras. Ajari anak bagaimana cara memelorotkannya, melepas kaki kanan-kirinya dari lubang celana, dan meletakkannya di keranjang pakaian. Mulailah dengan celana pendek kemudian berlanjut ke celana panjang yang tingkat kesulitannya berbeda. Bila ia sudah mampu melakukannya biasanya ia juga mampu melepas celana dalamnya. Jika ia sudah mahir melakukannya Mama bisa memberinya celana dengan resleting. Ajarkan ia bagaimana cara yang benar membuka resleting, memegangnya, menurunkannya, dan melepas celananya. Jangan sampai resleting menjepit kemaluan anak laki-laki kita. Sebaiknya pakaikan underwear sehingga lebih aman membuka resletingnya.
Baca Juga: Virus HFMD (Hand, Foot, and Mouth Disease) pada Anak
- Membuka Kaos atau Baju tak Berkancing
Melepas kaos lebih sulit karena anak harus menariknya ke atas melewati kepala dan ia pun harus melepaskan tangannya pula. Mungkin baru dapat diajarkan pada anak menjelang usia 3 tahun. Berikan anak kaos yang lembut, lentur, sehingga mudah dilepaskan. Ajarkan ke arah mana ia harus melepas kaos, memegang sisi bawah kaos, menggerakkan tangan secara perlahan, melepas kaos melewati kepala, dan melepas tangan dari lubang kaos. Ajari ia secara perlahan dan biarkan bila awalnya ia tak mampu melakukannya dengan baik. Bila ia sudah mampu melepas kaos dengan baik biasanya ia akan mudah melepas kaos dalamnya.