SMARTPARENT.ID Ratna, yang baru berusia dua tahun, tiba-tiba lari ke balik pintu saat melihat ayahnya pulang dari kantor. “Ratna, kok, ngumpet?” teriak sang ibu. Ratna bukannya keluar dari persembunyiannya tetapi malah semakin merapatkan tubuhnya ke dinding. Tangannya menggenggam es mambo yang sesekali dihisapnya.
Baca Juga: Jika Anak Tak Membeo, Cermati Mungkin ada Gangguan Perkembangan Bahasanya
Di usia 1-2 tahun anak sudah mengerti larangan. Bila dia dilarang memakan es mambo berarti dia tidak boleh memakannya. Kalau anak tetap memakannya, ia paham akan mendapat teguran dari orang tua. Nah, di usia ini anak sudah mampu untuk mengaitkan masalah yang ada sehingga dia pun berusaha untuk mematuhinya.
Namun, tidak selamanya anak akan mematuhi larangan. Banyak anak yang bandel padahal sudah dilarang berkali-kali. Nah, pada anak yang takut mendapat teguran atau marah dari orang tua, sementara keinginan untuk memakan es mambo begitu besar, dia akan melakukan berbagai cara untuk mewujudkan keinginannya, misalnya dengan memakannya secara sembunyi-sembunyi.
Banyak anak yang mengalami proses seperti ini sehingga seringkali kitapun menemukan kalau anak kita berperilaku sama. Perilaku seperti ini wajar muncul di usia ini karena memang banyak anak yang tidak bisa memendam keinginannya sedangkan di sisi lain dia takut.
Baca Juga: Ajak Anak Bermain Pasir Yuk Moms! Banyak Manfaatnya Lo.
Namun begitu, perilaku ini perlu ditangani segera. Pasalnya, bila perilaku ini menjadi kebiasaan dan menetap pada anak akan berpengaruh terhadap perilaku yang lain yang lebih luas. Misalnya, ketika sekolah nanti dia akan menyontek yang dilakukannya secara sembunyi-sembunyi. Atau mungkin ketika besar dia akan menggunakan narkoba secara sembunyi-sembunyi. Yang lebih bermasalah mungkin anak akan menyembunyikan permasalahannya sendiri padahal dia perlu pertolongan dari orang lain.