SMARTPARENT.ID Anak yang sekadar aktif berbeda dengan anak yang hiperaktif. Anak yang sekadar aktif, di otaknya tidak ada gangguan tetapi karena energi yang terkumpul berlimpah dan keinginan untuk bergerak begitu besar sehingga anak mempunyai mobilitas yang cukup tinggi dibandingkan anak lain. Secara kasat mata mungkin kita mengira ia hiperaktif padahal bukan.
Baca Juga: Anak Saya Tidak Bisa Diam, Hiperaktif Bukan Ya?
Ciri-ciri anak yang sekadar aktif dan bukan hiperaktif bisa dilihat dari perilakunya. Berikut cirri-cirinya Moms :
- Fokus Perhatian Kuat
Anak aktif memiliki kemampuan kuat untuk memfokuskan perhatian. Ketika bermain puzzle misalnya, anak yang aktif cenderung untuk melakukan problem solving dengan baik. Dia akan berusaha untuk menyelesaikan apa puzzle yang diberikan kepadanya. Hal ini berbeda dengan anak hiperaktif yang umumnya cepat bosan sehingga dia tidak bisa menyelesaikannya melainkan hanya mempermainkannya saja.
- Lebih Penurut dibanding anak hiperaktif
Meskipun aktif namun sikap menentangnya tidak sekuat anak hiperaktif. Anak aktif masih bisa diberitahu dan dapat mematuhinya dengan lebih baik. Misalnya, ketika dia dilarang untuk tidak merusak mainan dengan memberikan alasannya maka anak aktif mau berusaha untuk mematuhinya. Mobil-mobilan atau boneka akan dimainkan sesuai dengan fungsinya masing-masing.
Baca Juga: Benarkah Balita yang Suka Bermain Bola Ia Berbakat Sepakbola?
- Punya Sifat Konstruktif
Ketika diberikan mainan, puzzle misalnya, anak aktif akan berusaha untuk melakukan hal yang sesuai dengan apa yang kita minta. Setidaknya, anak aktif berusaha untuk menyusun secara konstruktif permainan tersebut. Demikian pula dengan mainan lain, anak aktif malah akan memelihara dengan baik benda-benda yang dimilikinya.
- Memiliki Batas Lelah
Anak aktif umumnya memiliki batas mobilitas. Ketika dia merasa lelah maka dia akan menghentikan kegiatannya untuk beristirahat. Meskipun ada anak aktif lain yang mungkin waktu istirahatnya sangat sedikit sehingga kesannya tidak pernah lelah.
- Ia bisa Lebih Sabar
Anak aktif punya daya kesabaran yang lebih tinggi dibandingkan anak hiperaktif. Ketika menyelesaikan puzzle misalnya, anak aktif berusaha dengan keras dan sabar untuk menyelesaikan tugasnya hingga tuntas. Mungkin hal ini dipicu oleh daya kreatifitasnya yang lumayan tinggi untuk mengerjakan sesuatu.