Hapus catatan tempel saat anak mulai mengenali anggota keluarga.
Ibu dan ayah juga bisa membuat silsilah keluarga sederhana untuk membantu anak memahami hubungan antar anggota keluarga.
5. Bermain Peran (Pura-pura)
Permainan pura-pura membantu balita mengembangkan keterampilan sosial dan imajinasi.
Berikan mereka pakaian sederhana untuk berdandan, seperti topi dan aksesori dari sekitar rumah.
Biarkan mereka memimpin saat bermain dan dorong mereka untuk meniru peran orang dewasa yang mereka lihat, seperti dokter atau petugas pemadam kebakaran.
Permainan ini juga dapat digunakan untuk mempersiapkan anak menghadapi situasi nyata, seperti kunjungan ke dokter.
Dengan melibatkan balita dalam aktivitas-aktivitas ini, Anda tidak hanya membantu mereka belajar dan berkembang, tetapi juga menciptakan kenangan indah bersama.
Semua kegiatan ini dapat dilakukan dengan barang-barang yang sudah ada di rumah, membuatnya mudah dan menyenangkan.
Baca Juga: Anak Suka “Ngamuk”? Jangan Dibiarkan Ya Moms. Takut Menjadi Kebiasaan
Artikel Terkait
Selain Psikologi Anak, Teryata Bakat Anak Juga Dapat Diketahui Sejak Dini
10 Cara Memilih Mainan yang Aman untuk Anak, Hindari Risiko Ini
Anak Lakukan GTM Alias Sulit Makan, Atasi dengan Langkah Cermat ini
Waspadai 8 Tanda Anak Berisiko Mengidap Diabetes Tipe 1
5 Alasan Kenapa Anak Mengompol, Bagaimana Mengatasi Masalah Ini?
Waspadai Efek Sinar Matahari pada Anak, Ini yang Harus Dilakukan