Penyakit-penyakit Langganan Saat Banjir, Yuk Antisipasi

Photo Author
Irfan Hasuki, Smart Parent
- Kamis, 23 Januari 2025 | 16:32 WIB
Sakit Demam (Irfan/Bing Ai)
Sakit Demam (Irfan/Bing Ai)

Baca Juga: Benarkah Wortel Punya Khasiat Super untuk Mata Minus? Begini Jawaban Dokter

Pengobatan untuk DB penanganan gejala dengan cairan intravena dan pengawasan medis. Sementara malaria diberikan obat antimalaria seperti klorokuin atau artemisinin.

Infeksi Kulit

Infeksi kulit disebabkan oleh kontak kulit dengan air banjir yang kotor dimana mengandung banyak sekali kuman. Gejala yang muncul biasanya kulit gatal, ruam, luka yang tidak sembuh.

Pengobatan yang dilakukan, bersihkan area yang terinfeksi dengan antiseptik. Gunakan salep antibiotik jika terjadi infeksi. Jika infeksi parah, segera konsultasikan dengan dokter.

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)

ISPA bisa disebabkan oleh udara dingin, kelembapan tinggi, dan paparan polutan atau bakteri. Gejala yang muncul batuk, pilek, sesak napas, demam.

Lakukan pengobatan dengan cara istirahat yang cukup, konsumsi banyak cairan, bisa meminum obat-obatan seperti dekongestan atau antibiotik untuk infeksi bakteri (sesuai saran dokter).

Baca Juga: Meski Gejalanya Ringan, Waspadai Penyakit HMPV pada Anak-anak dan Lansia

Lakukan Pencegahan Dengan Cara Berikut

Kita bisa melakukan pencegahan agar penyakit-penyakit di atas tidak menyerang. Hal yang bisa kita lakukan adalah :

1. Menjaga Kebersihan Diri

  • Selalu cuci tangan dengan sabun setelah kontak dengan air banjir.

  • Hindari berjalan tanpa alas kaki di genangan air.

2. Gunakan Selalu Air Bersih

Halaman:

Editor: Irfan Hasuki

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X