SMARTPARENT.ID - Ada yang beranggapan yang dipercaya secara turun temurun bahkan hingga saat ini, wortel dapat mengobati mata minus.
Tak usah heran, jika ingin mata sehat, orangtua dulu menyarankan agar anak banyak mengonsumsi sayuran wortel atau jus wortel.
Benarkah pendapat itu? Ternyata menurut Dr. Andri Agus Syah, OD, FPCO, FAAO, FIALVS, dari Vio Optical Clinic tidak benar.
Baca Juga: Meski Gejalanya Ringan, Waspadai Penyakit HMPV pada Anak-anak dan Lansia
Menurut dokter ahli Ortho-K ini, wortel memang mengandung banyak nutrisi penting untuk kesehatan mata, tapi tidak untuk mengobati mata minus.
Selain itu, selain wortel, banyak sayuran lain yang sama sehatnya untuk kesehatan mata.
Namun, dengan beberapa pertimbangan, pemerintah saat itu menganjurkan konsumsi wortel untuk kesehatan mata.
"Karena wortel mudah ditemukan di mana-mana, di seluruh pelosok di Indonesia. Harganya juga relatif ekonomis, terjangkau untuk berbagai kalangan. Coba, kalau misalnya pemerintah menganjurkan konsumsi brokoli yang relatif mahal, atau blueberry yang susah menemukannya," ungkap pendiri sekaligus dokter optometri VIO Optical Clinic pada talkshow yang dilakukan di cabang Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang.
Baca Juga: Gejala Hampir Serupa, ini Beda Virus HMPV dengan Covid-19, Flu, dan Bronkhitis
Karena itu, dokter Andri tidak menganjurkan untuk mengonsumsi wortel setiap hari.
"Lebih baik divariasikan dengan sayuran dan makanan lain sehingga nutrisinya lebih seimbang.
Ia juga mengungkapkan, kesadaran akan pentingnya pemeriksaan mata sejak dini masih menjadi tantangan besar di Indonesia.
Hal ini tercermin dari kisah Ibu Mira Galuh dan putranya, Athalla, yang mengungkap betapa pentingnya deteksi dini untuk kesehatan mata anak.
“Anak saya sejak usia 6 tahun sudah minus tinggi, yaitu -6.00 dan silinder -2.00.
Artikel Terkait
Mengasah Kreativitas Anak di Dunia Digital
Komunikasi Efektif dengan Anak di Era Digital
Mendidik Anak Tentang Keamanan Internet
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Mental Anak
Tanda-tanda Gangguan Kesehatan Mental pada Anak
Meski Gejalanya Ringan, Waspadai Penyakit HMPV pada Anak-anak dan Lansia