Orang tua dan pengasuh harus menciptakan ruang yang aman untuk berdiskusi tentang perubahan yang dialami anak.
Mendengarkan tanpa menghakimi sangat penting.
2. Pendidikan Seksual: Memberikan informasi yang tepat tentang perubahan fisik dan emosional selama pubertas dapat membantu anak merasa lebih siap dan mengurangi kecemasan.
3. Mendorong Aktivitas Positif:
Mengajak anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler atau olahraga dapat membantu mereka menyalurkan energi dan mengurangi stres.
Baca Juga: Banyak yang Belum Tahu, Gerakan Janin Dipengaruhi Kesehatan Mental Ibu Hamil
Artikel Terkait
Ciri-ciri Pubertas Lengkap pada Anak Laki-laki
Mengenal Pubertas pada Anak Perempuan, Begini Tandanya
9 Panduan Berbicara tentang Pubertas dengan Remaja