Infeksi Telinga: Penyebab Paling Umum
Infeksi pada telinga tengah (ruang di belakang gendang telinga). Infeksi telinga akibat virus lebih sering terjadi dibandingkan infeksi bakteri.
Gejala.
Gejala utamanya adalah sakit telinga. Anak-anak yang lebih kecil akan menangis, bertingkah rewel, atau sulit tidur karena kesakitan. Sekitar 50% anak yang mengalami infeksi telinga akan mengalami demam.
Diagnosa.
Seorang dokter dapat mendiagnosis infeksi telinga akibat bakteri dengan melihat gendang telinga. Itu akan menonjol dan ada nanah di belakangnya. Untuk infeksi telinga akibat virus, gendang telinga akan berwarna merah tetapi tidak menggembung.
Rentang usia.
Puncak infeksi telinga terjadi pada usia 6 bulan hingga 2 tahun. Penyakit ini umum terjadi hingga usia 8 tahun. Infeksi telinga sering kali terjadi pada hari ke-3 setelah masuk angin.
Baca Juga: Mengenalkan Literasi Keuangan pada Anak, Begini Caranya
Frekuensi.
90% anak-anak mengalami setidaknya 1 infeksi telinga. Infeksi telinga yang sering terjadi pada 20% anak-anak. Infeksi telinga adalah infeksi bakteri yang paling umum terjadi pada anak kecil.
Komplikasi Infeksi Telinga Bakteri.
Pada 5% hingga 10% anak-anak, gendang telinga akan mengalami robekan kecil. Ini karena tekanan di telinga tengah. Telinga kemudian mengeluarkan cairan keruh atau nanah. Lubang kecil ini paling sering sembuh dalam 2 atau 3 hari.
Penanganan
Infeksi telinga akibat bakteri memerlukan antibiotik oral. Infeksi telinga akibat virus bisa membaik dengan sendirinya. Dibutuhkan obat pereda nyeri dan perawatan suportif.