Balita Tak Mau Mengalah? Bukan Salahnya, Mungkin Pola Asuh Moms yang Kurang Tepat

Photo Author
Irfan Hasuki, Smart Parent
- Sabtu, 18 Mei 2024 | 08:03 WIB
Balita Bermain Mobil (Unsplash+)
Balita Bermain Mobil (Unsplash+)

Jaga, Jangan Sampai Citra Anak Menjadi Negatif

Perilaku anak yang tak mau kalah perlu diarahkan. Sebab citra anak bisa menjadi negatif karena ia dianggap sebagai anak yang tak mau kalah dan berego tinggi. Teman-temannya pun bisa meninggalkannya, tak mau bermain dengannya karena merasa tidak nyaman. Jika didiamkan tak mustahil anak akan tumbuh menjadi pribadi yang sangat egosentris.

Hal utama yang perlu Moms lakukan adalah melihat apakah pola asuh sudah baik atau belum. Sebab pola pengasuhan yang paling berperan dalam pembentukan diri anak. Tanpa sadar mungkin kita memberikan contoh yang tak baik kepada anak sehingga ia menirunya, mungkin kita terlalu permisif membiarkan anak melakukan apa pun yang ia inginkan, menuruti kehendaknya terus-menerus, dibela terus-menerus meski ia sebenarnya salah, memujinya terlalu berlebihan, dan lainnya. Pola-pola seperti ini sebaiknya dikoreksi supaya anak bisa tumbuh lebih baik.

Kita seharusnya menjelaskan, memberikan contoh, bila perlu memberikan teguran atau konsekuensi atas perbuatan mereka. Memberi pendidikan dini agar nantinya anak tidak tumbuh egois bisa dilakukan orangtua. Misalnya diajarkan jika ada orang lain yang juga punya keinginan untuk dihargai, bermain bersama-sama, tidak mau diganggu, dan lainnya. Kita juga harus mampu menunjukkan mana yang baik dan mana yang tidak. Beri kesempatan ia lebih banyak sosialisasi dan belajar bahwa hidup ini tidak semua harus mengikuti yang dia inginkan.

Dalam membantu anak keluar dari sifat egoisnya kita pun harus jujur dan adil, tidak memihak,dan selalu membela siapa pun yang benar. Dengan begitu, anak juga berpikir bahwa dia harus menyesuaikan diri. Misalnya, anak merasa mainannya yang paling bagus padahal tidak. Kita bilang sejujurnya bahwa mainan anak kita memang tak sebagus mainan temannya. Tetapi kita juga bilang jika mainan anak kita bisa dimainkan seperti mainan temannya. Lambat laun akan terjadi perubahan alami dari diri anak sehingga anak dengan sendirinya belajar dari kondisi yang dihadapi.

Baca Juga: Bayi Rewel Berkepanjangan dan Tidak Mau Makan? Mungkin ia Sariawan

Moms Harus Pahami Karakter Anak

Dalam pengarahan yang Moms lakukan, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan supaya arahan ini berhasil.

  • Sabar

Mungkin sulit mengarahkan anak. Ia ngambek, membandel, atau mengulangi perbuatannya di lain waktu. Kita harus sabar dan terus memberikan arahan sampai anak bisa mengubah sifat dan perilakunya. Kesabaran adalah kunci keberhasilan kita mendidik anak.

  • Kenali sifat dan karakter anak

Dengan mengenali sifat dan karakter anak maka akan lebih mudah bagi kita memberikan arahan. Misalnya karakter anak ternyata memang cenderung perfeksionis maka kita perlu memberi penjelasan lebih intens karena karakter cenderung lebih sulit diubah. Berbeda dengan anak yang bertipe karakter eazy going, mungkin ia lebih mudah untuk diarahkan.

  • Feed back jangan tunda

Sebaiknya jangan tunda memberikan feed back. Ketika kita melihat anak berperilaku tak mau kalah kita langsung berikan arahan karena anak bisa memahami lebih jelas terhadap perilaku yang salah atau benar. Menunda feed back selain anak tak bisa merasakan langsung juga kemungkinan kita lupa melakukannya.

  • Konsisten

Kita harus konsisten dalam memberikan nilai-nilai kepada anak. Jika ia melakukan kekeliruan, mau menang sendiri misalnya, maka kita harus konsisten mengarahkannya. Jangan pernah membiarkan karena anak akan merasa bahwa ia boleh saja melakukan kekeliruan tersebut.

  • Kerjasama dengan sekolah

Kita bisa bekerjasama dengan sekolah anak untuk mengajarkan nilai-nilai baik dan burukm. Salah satunya adalah mengajarkan anak untuk tidak mau menang sendiri. Pengajaran yang konsisten ini akan membuat kita lebih mudah meluruskan perilaku anak yang keliru.

 Baca Juga: Berapa Kebutuhan Kalsium Saat Hamil? Ternyata ini Jawabannya

Halaman:

Editor: Irfan Hasuki

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X