- Belilah mainan plastik yang kokoh. Mainan yang terbuat dari plastik tipis mudah pecah menjadi potongan-potongan tajam.
- Hindari mainan dengan bahan beracun yang dapat menyebabkan keracunan. Pastikan labelnya bertuliskan "tidak beracun".
Hindari perlengkapan hobi dan perlengkapan kimia untuk anak di bawah 12 tahun. Bahan-bahan tersebut dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan dan mungkin mengandung bahan kimia berbahaya. Pastikan anak Anda yang lebih besar mengetahui cara menangani mainan semacam ini dengan aman.
- Berhati-hatilah saat membeli mainan boks bayi.
Benda lunak, alas tidur longgar, atau benda apa pun yang dapat meningkatkan risiko terjepit, tercekik, atau tercekik harus dijauhkan dari tempat tidur bayi. Mainan boks gantung apa pun (ponsel, tempat boks bayi) harus berada di luar jangkauan bayi dan harus dilepas saat bayi pertama kali mulai melakukan push-up dengan tangan dan lututnya, atau saat bayi berusia 5 bulan—mana saja yang lebih dulu. Mainan ini bisa mencekik bayi.
Baca Juga: 10 Tips Agar Anak Bisa Tidur Lebih Nyenyak di Malam Hari
- Hindari mainan dengan baterai kecil atau magnet
Berhati-hatilah saat membeli mainan dengan baterai kecil (kancing atau koin litium) atau magnet bertenaga tinggi. Jika lepas, anak kecil mungkin tergoda untuk memasukkannya ke dalam mulut, hidung, atau telinga, yang dapat menyebabkan cedera serius.
Memilih mainan yang tepat untuk usia yang tepat
Rekomendasi usia mengenai mainan sangatlah penting karena dapat membantu Anda mengukur:
Seberapa aman mainan tersebut (jika ada kemungkinan bahaya tersedak, misalnya)
Apakah anak Anda akan dapat memahami cara bermain dengan mainan tersebut
Apakah mainan tersebut akan sesuai dengan kebutuhan dan minat mereka pada tahap perkembangannya
Baca Juga: Pola Makan Sehat Anak, Ini Kiat Memilih Menu Bergizi
Informasi penting tentang mainan yang ditarik kembali
Salah satu tujuan Komisi Keamanan Produk Konsumen (CPSC) adalah melindungi konsumen dan keluarga dari mainan berbahaya. Ini menetapkan aturan dan pedoman untuk memastikan produk aman dan mengeluarkan penarikan produk jika ditemukan masalah.
Mainan ditarik kembali karena berbagai alasan termasuk kadar timbal yang tidak aman, bahaya tersedak atau kebakaran, atau masalah lain yang menjadikannya berbahaya. Mainan yang ditarik kembali harus segera diamankan.
Artikel Terkait
Sudah Punya? Ini Mainan Terbaik bagi Bayi
Mainan Terbaik bagi Anak 4-5 Tahun