Waspada Penyakit Hirschsprung, Kenali Gejala dan Penanganannya

Photo Author
Hilman Hilmansyah, Smart Parent
- Kamis, 9 Mei 2024 | 11:00 WIB
Waspadai penyakit hirschprung, kenali gejala dan penanganannya. (Pexels/Cottonbro Studio)
Waspadai penyakit hirschprung, kenali gejala dan penanganannya. (Pexels/Cottonbro Studio)

 

 

SMARTPARENT.ID – Mungkin jarang terdengar istilah penyakit Hirschprung. Apa itu penyakit Hirschprung, bagaimana gejala dan penanganannya, yuk kita simak uraian ini.

Penyakit Hirschsprung menyebabkan penyumbatan pada usus besar. Hal ini terjadi karena pergerakan otot yang buruk di usus. Ini adalah kondisi bawaan, artinya sudah ada sejak lahir.

Penyebab penyakit hirschprung

Kontraksi otot di usus membantu makanan dan cairan yang dicerna bergerak melalui usus. Ini disebut peristaltik. Saraf di antara lapisan otot memicu kontraksi.

Pada penderita penyakit Hirschsprung, saraf pada sebagian ususnya hilang. Area tanpa saraf ini tidak dapat mendorong material masuk. Hal ini menyebabkan penyumbatan. Isi usus menumpuk di balik penyumbatan. Akibatnya, usus dan perut membengkak.

Baca Juga: 10 Cara Mengendalikan Tekanan Darah Tinggi Tanpa Obat-Obatan (2)

Penyakit Hirschsprung menyebabkan sekitar 25% dari seluruh penyumbatan usus bayi baru lahir. Ini terjadi 5 kali lebih sering pada pria dibandingkan pada wanita. Penyakit Hirschsprung terkadang dikaitkan dengan kondisi bawaan atau bawaan lainnya, seperti sindrom Down.

 

Gejala Penyakit Hirschprung

Gejala yang mungkin muncul pada bayi baru lahir dan bayi meliputi:

Kesulitan buang air besar

Kegagalan mengeluarkan mekonium segera setelah lahir

Kegagalan buang air besar pertama dalam waktu 24 hingga 48 jam setelah lahir

Halaman:

Editor: Hilman Hilmansyah

Sumber: medlineplus.gov

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X