Bila Anak Malas Belajar, Begini Solusi Tanpa Perlu Memarahinya

Photo Author
Hilman Hilmansyah, Smart Parent
- Minggu, 21 April 2024 | 08:13 WIB
Mengatasi anak malas belajar bisa dengan berbagai cara, tanpa harus memarahinya. (Pexels)
Mengatasi anak malas belajar bisa dengan berbagai cara, tanpa harus memarahinya. (Pexels)
  1. Luangkan waktu dan ruang untuk pekerjaan rumah.

Karena multitasking mengganggu konsentrasi, penting untuk mengurangi gangguan asing. Misalnya, mengerjakan pekerjaan rumah di meja yang telah ditentukan atau meja di ruangan yang tenang dengan TV mati, telepon di ruangan lain, dan laptop dalam keadaan tertutup kecuali diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan rumah.

Program pemantauan orang tua dapat secara otomatis mematikan akses Internet setelah penggunaan tertentu. Seiring bertambahnya usia anak, orang tua dapat beralih menggunakan perangkat lunak pemantauan mandiri sehingga remaja dapat mengatur waktu mereka secara mandiri. Dengan cara ini anak-anak tidak terjebak dalam pusaran waktu di Instagram atau media sosial lainnya.

 Baca Juga: Penyebab Sulit Tidur pada Ibu Hamil sebelum Melahirkan

  1. Bangun waktu istirahat yang direncanakan.

Anak-anak perlu bangun, bergerak, dan melakukan sesuatu yang berbeda dan tidak terlalu melelahkan setelah meluangkan waktu untuk berkonsentrasi. Mereka akan mendapat manfaat dengan meluangkan waktu untuk beristirahat dan memulihkan tenaga, terutama pada waktu mengerjakan pekerjaan rumah setelah jam sekolah.

Anak-anak yang lebih kecil dapat menikmati camilan atau istirahat bermain, dan remaja dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk melihat postingan teman mereka atau mengirim pesan teks kepada teman sebayanya.

 

  1. Latih pernapasan perut.

Pernapasan diafragma yang stabil memperlambat detak jantung dan menjernihkan pikiran sehingga kita dapat berkonsentrasi. Ini adalah keterampilan penting yang harus dimiliki anak-anak ketika mereka dihadapkan pada tugas-tugas menantang, yang dapat membuat mereka cemas dan meningkatkan detak jantung mereka.

Kecemasan mengarah pada penghindaran, kebalikan dari konsentrasi. Jadi menemukan cara untuk membuat tugas lebih mudah didekati adalah hal yang penting, dan menenangkan tubuh adalah salah satu strateginya.

 

  1. Bagilah tugas-tugas besar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola.

Ini adalah strategi lain untuk membantu anak-anak menghadapi tugas yang menantang. Jika anak Anda sedang belajar mengikat sepatunya, buatlah tujuan pertama untuk menguasai simpul awal, lalu lanjutkan dengan membuat dua simpul dengan tali sampai dia tahu persis cara melakukannya, dan seterusnya. Hal ini dapat mengatasi anak malas belajar.

Strategi “sedikit demi sedikit” lainnya untuk membangun konsentrasi adalah dengan menggunakan pengatur waktu untuk membantu anak-anak mengatur diri mereka sendiri, misalnya, “Ini buku tentang kuda. Saya akan menyetel pengatur waktu ini ke 15 menit, dan saya ingin Anda menuliskan sebanyak mungkin fakta tentang kuda saat ini.”

 Baca Juga: Meningkatkan Kemampuan Sensori Anak dengan Bahan-Bahan Alami

  1. Berlatihlah mengamati berbagai hal pada saat ini.

Perhatian anak-anak dapat terganggu oleh rangsangan internal. Meskipun imajinasi seorang anak adalah hal yang luar biasa, tapi harus mampu menghilangkan gangguan dan membangun kemampuan berkonsentrasi. Cobalah mengamati berbagai objek di dalam ruangan, mendengarkan baik-baik lirik lagu bersama-sama, atau melakukan beberapa pose yoga dan memperhatikan bagaimana rasanya di tubuh.

Selamat mencoba semoga tips tersebut menjadi solusi untuk masalah anak malas belajar. ***

Ilustrasi: Pexels/ Oleksandr P

Halaman:

Editor: Hilman Hilmansyah

Sumber: pbs.org

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X