news-n-trend

Mengandung Bisphenol A Pemicu Kanker, Benarkah Air Galon Bisa Menyebabkan Penyakit Ganas? Ini Kata Ahli

Senin, 26 Agustus 2024 | 20:32 WIB
Ahli kanker langsung angkat bicara terkait keamanan air galon (freepik)

SMARTPARENT.ID - Air galon guna ulang telah menjadi pilihan utama banyak masyarakat Indonesia untuk kebutuhan air minum sehari-hari. Namun, kekhawatiran mengenai potensi risiko kesehatan, terutama terkait kanker, sering kali muncul.

Prof. Dr. Aru Wisaksono Sudoyo, seorang pakar onkologi dan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang mendukung anggapan bahwa air dari galon guna ulang dapat menyebabkan kanker.

Penelitian dan kajian menunjukkan bahwa air galon aman dan tidak meningkatkan risiko kanker.

Dr. Nadia A. Mulansari, spesialis penyakit dalam, mengungkapkan bahwa insiden kanker lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lingkungan daripada faktor genetik.

Baca Juga: Ini Dia Sosok Peneliti yang Ungkap Air Minum Galon Berbahan Polikarbonat itu Aman Diminum

Menurutnya, sekitar 10-15 persen kasus kanker bersifat genetik, sementara 90-95 persen lainnya disebabkan oleh faktor lingkungan.

Faktor risiko utama yang telah terbukti memicu kanker adalah merokok, obesitas, dan penggunaan hormon jangka panjang, bukan konsumsi air dari galon guna ulang.

Air galon dari merek-merek ternama, menurut Dr. Nadia, telah melalui proses uji yang ketat dan memenuhi standar keamanan yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Plastik yang digunakan dalam kemasan galon ini adalah jenis plastik food grade, yang berarti aman untuk dikonsumsi oleh semua kelompok usia, termasuk ibu hamil dan anak-anak.

Baca Juga: Hasil Penelitian Kelompok Studi Polimer ITB: Air Minum Galon Berbahan Polikarbonat Aman Dikonsumsi

Selain itu, Dr. M. Alamsyah Aziz, dokter spesialis obstetri dan ginekologi, menegaskan bahwa air galon guna ulang aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil.

Hingga saat ini, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan adanya risiko gangguan pada janin akibat konsumsi air galon guna ulang, sehingga ibu hamil tidak perlu khawatir.

BPOM juga telah melakukan kajian yang menyatakan bahwa paparan bisfenol A (BPA) dari kemasan makanan dan minuman, termasuk galon air minum dalam kemasan (AMDK), masih dalam batas aman.

Baca Juga: Inilah Produk Inovasi Makeup dengan Perlindungan Sinar Matahari

Halaman:

Tags

Terkini