Setelah mengetahui kenyataan tersebut, Sangkuriang merasa kecewa dan marah.
Ia pun berusaha membangun sebuah perahu besar untuk melarikan diri, namun rencananya gagal.
Perahu itu akhirnya menjadi Gunung Tangkuban Perahu, sebuah gunung yang memiliki bentuk seperti perahu terbalik.
Baca Juga: Memilih Aplikasi dan Konten Edukatif untuk Anak
Cerita ini mengajarkan tentang hubungan keluarga dan takdir yang tidak bisa dihindari.
7. Bawang Merah dan Bawang Putih
Dongeng ini berasal dari Jawa dan mengisahkan dua saudara perempuan yang sangat berbeda sifatnya.
Bawang Merah adalah gadis yang sombong dan jahat, sementara Bawang Putih adalah gadis yang baik hati dan ramah.
Baca Juga: Membangun Kebiasaan Membaca di Tengah Teknologi Digital
Karena kejahatan Bawang Merah, Bawang Putih akhirnya mendapatkan bantuan dari seorang nenek yang baik hati, yang memberinya kebahagiaan.
Cerita ini mengajarkan tentang kebaikan hati dan balasan yang datang bagi orang yang berbuat jahat.
8. Tangkuban Perahu
Cerita ini juga berasal dari Jawa Barat dan berkaitan erat dengan legenda Sangkuriang.
Baca Juga: Makan Mie Instan? Boleh Asal Jangan Terlalu Sering
Dalam versi yang lebih panjang, diceritakan bahwa Sangkuriang, yang tidak mengetahui bahwa ibu yang ia cintai adalah ibunya sendiri, diminta untuk membuat sebuah perahu dalam semalam sebagai syarat untuk menikahi Roro Jonggrang.
Karena gagal menyelesaikannya, Sangkuriang marah dan menendang perahu yang belum selesai, yang akhirnya terbalik dan menjadi Gunung Tangkuban Perahu.
Cerita ini mengandung pesan tentang takdir, nasib, dan hubungan keluarga.
Artikel Terkait
7 Manfaat Bila Anak Dibacakan Cerita Sebelum Tidur
Usia-4-6 Tahun, Anak Sudah Boleh Diajari Membaca. Ini Caranya
Membangun Kebiasaan Membaca di Tengah Teknologi Digital