Lebih dari 400 Siswa ikut Workshop PANDAI, Bikin AI dari Nol

Photo Author
Tim SmartParent, Smart Parent
- Sabtu, 27 September 2025 | 20:28 WIB
Sebagian peserta  mengikuti Workshop PANDAI: Bikin AI dari Nol yang digelar AICO Community dan ISTN (AICO Community )
Sebagian peserta mengikuti Workshop PANDAI: Bikin AI dari Nol yang digelar AICO Community dan ISTN (AICO Community )

SMARTPARENT.ID - Indonesia semakin menunjukkan ketertarikannya pada perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Menurut survei Statista Consumer Insights 2024, Indonesia menempati posisi keempat dunia, dengan 41 persen responden mengaku gemar menggunakan AI dalam kehidupan sehari-hari.

Hasil survei Ipsos juga memperlihatkan hal serupa.

Baca Juga : KMP Merah Putih Sedot Dana Desa 30% ! Masyarakat Sukadamai Berharap Koperasi Mampu Mensuplai Bahan Baku Dapur MBG

Secara umum, masyarakat Asia punya tingkat pengetahuan yang lebih tinggi tentang produk dan layanan AI. Indonesia bahkan berada di posisi kedua dunia (80 persen), hanya sedikit di bawah China (81 persen).

Gambaran ini menunjukkan bahwa Indonesia punya modal besar berupa minat tinggi dan literasi dasar tentang AI.

Namun, ada kesenjangan antara antusiasme masyarakat dengan kemampuan praktis untuk benar-benar membangun teknologi AI.

Untuk menjawab kebutuhan itu, AICO Community menghadirkan program edukasi yang langsung bisa dipraktekkan. Workshop PANDAI: Bikin AI dari Nol Sebagai bentuk komitmen, AICO Community menggelar Program Nasional Digital AI (Workshop PANDAI) bertajuk “Bikin AI dari Nol”, bekerja sama dengan Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN). Acara ini berlangsung pada Selasa, 23 September 2025 di Auditorium ISTN, Jakarta.

Baca Juga : Pengaruh Kecerdasan Buatan dalam Industri Otomotif

Fokus utama workshop ini adalah memperkenalkan literasi teknis, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga kreator AI.

Dengan metode pembelajaran bertahap, peserta diajak memahami dasar hingga praktik pembuatan model AI.

Kegiatan ini diikuti lebih dari 400 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, hingga praktisi. Mereka mendapatkan materi mulai dari pengenalan AI dan Large Language Model (LLM), pemahaman dataset dan proses tokenisasi, praktik melatih model GPT sederhana, hingga live demo pembuatan AI interaktif.

Workshop juga mencakup diskusi mendalam mengenai dampak sosial serta etika penggunaan AI. Seluruh materi teknis dibimbing langsung oleh Akmal Muzakki, AI Engineer dari AICO Community, yang menyampaikan pembelajaran dengan pendekatan ramah bagi pemula.

Baca Juga : AVEVA Dorong Kecerdasan Industri sebagai Akselerator Pertumbuhan Berkelanjutan Indonesia di AVEVA Day 2025

Halaman:

Editor: Saeful Imam

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X