SMARTPARENT.ID - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melaksanakan sosialisasi penting terkait topologi kelistrikan dan digitalisasi SPBU sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan operasional SPBU di wilayah Jawa Bagian Barat.
Acara yang dihadiri 200 orang pemilik atau manager SPBU secara tatap muka ini berlangsung di Bogor pada 15 Agustus 2025 dan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan serupa yang akan digelar di beberapa kota lain, antara lain Jakarta, Tangerang, Bekasi, Cirebon, dan Sukabumi.
Baca Juga : Pertamina Luncurkan Penerbangan Perdana dengan SAF
Sales Area Manager Retail Jabode, Sadli Ario Priambodo menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman seluruh pihak terkait mengenai kondisi topologi kelistrikan saat ini dan potensi risiko gangguan, terutama dari sambaran petir yang dapat merusak perangkat digitalisasi SPBU.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh pengelola SPBU memahami pentingnya perlindungan perangkat digital, sekaligus mampu mengoptimalkan penggunaan sistem digitalisasi SPBU agar layanan dapat berjalan lebih efektif dan andal,” ujar Sadli.
Kegiatan ini juga menekankan rencana peningkatan sistem kelistrikan yang lebih andal dan berfitur proteksi khusus, serta sosialisasi pemanfaatan fitur-fitur digitalisasi secara tepat dan bertanggung jawab.
Melalui program ini, Pertamina Patra Niaga berharap dapat mendorong efisiensi kerja sekaligus mengurangi risiko kesalahan operasional di SPBU.
Sosialisasi diselenggarakan secara offline dan melibatkan berbagai narasumber.
Atas Hasibuan dan Wahyudi Wirjanto dari Tim Channel Digitalization Operation berdiskusi langsung kepada para pengelola terkait penggunaan sistem digitalisasi SPBU secara baik dan benar yang dimana akan mendukung efektivitas kerja.
Selain itu, turut memastikan bahwa perangkat digital yang terpasang pada SPBU sudah berfungsi maksimal sesuai tujuannya.
Baca Juga : SPBU di Meruya Disanksi Pertamina JBB, Operasional Dihentikan Sementara
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria menambahkan bahwa dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat memaksimalkan operasional dan knowledge terkait teknologi SPBU semakin meningkat mengenai digitalisasi.
"Sosialisasi ini membantu dalam penambahan informasi kepada pengelola SPBU dalam menjalankan operasional kedepannya.
Artikel Terkait
Batasan Waktu Layar yang Ideal untuk Anak Usia 4–6 Tahun: Jangan Sampai Kebablasan!
Tanda Anak Mengalami Speech Delay: Kenali Sejak Dini Agar Tidak Terlambat Ditangani
Kisah Anak Bernama Fattan yang Sembuh dari Mara Minus 4 Tanpa Operasi
Rayakan Hari Anak Nasional, Cerebrofort Gelar Pekan Seni Anak Pintar Indonesia di Tiga Kota
Abbott Hadirkan PediaSure Baru dengan PeptiGro System untuk Tumbuh Kembang Anak Lebih Optimal