lifestyle

Shopee Hadirkan Festival Batik Lokal, Diskon Hingga 80% Sambut Hari Batik Nasional

Sabtu, 27 September 2025 | 20:54 WIB
Koleksi batik tulis dari Kampung Batik Lasem tampil dalam Festival Batik Lokal Shopee, jadi inspirasi OOTD Hari Batik (shopee)

SMARTPARENT.ID - Menyambut Hari Batik Nasional pada 2 Oktober, Shopee menghadirkan Festival Batik Lokal mulai 25 September hingga 5 Oktober 2025 di laman Shopee Pilih Lokal.

Pembeli bisa menemukan koleksi spesial dari pengrajin batik lokal dari tiga kampung batik ikonik di Indonesia seperti Kampung Batik Lasem, Kampung Batik Laweyan, dan Kampung Batik Kauman dalam koleksi “Bangga Batik Lokal”.

Hadir ragam jenis produk batik seperti kain batik, atasan, bawahan, hingga
aksesoris dengan diskon spesial hingga 80%.

Baca Juga: Lebih dari 400 Siswa ikut Workshop PANDAI, Bikin AI dari Nol

Selain koleksi dari seniman kampung batik, ada juga “Koleksi Batik Mendunia” yang menghadirkan ratusan produk batik yang telah berhasil ekspor ke berbagai negara di Asia Tenggara, Asia Timur, dan Amerika Latin bersama Program Ekspor Shopee dan Program Ekspor Shopee Flexi.

“Batik menjadi salah satu kategori teratas dari Program Ekspor Shopee yang menjadi bukti bahwa batik juga diminati di pasar dunia.

Malaysia, Filipina, dan Singapura menjadi 3 destinasi ekspor teratas dengan jumlah ekspor batik terbanyak di Program Ekspor Shopee. Kami senang melihat warisan budaya Indonesia diminati tidak hanya di dalam negeri, namun juga sampai ke luar negeri.

Melalui Festival Batik Lokal, kami berharap bisa turut mempromosikan batik agar para pengrajinnya juga bisa naik kelas di era digital saat ini,” jelas Satrya Pinandita, Head of Corporate Affairs Shopee Indonesia.

Baca Juga: Bango Menggelar Foodtruck Jajanan Bango di 13 Kota di Indonesia, Menyasar Generasi Muda yang Gemar Eksplorasi Ragam Kuliner Kekinian

Farida, pemilik toko Batik Lasem Unik dan Java Lasem, Athya Sabrina, pemilik Toko Athya Batik, dan Mahfud Fadholi, pemilik Batik Arkanza Kisah Pengrajin Batik di 3 Kampung Batik: Menjaga Budaya, Merangkul Teknologi

1. Kampung Batik Lasem, Rembang Batik Tulis Lasem menjadi representasi akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa yang sangat kaya.

Sentuhan Tionghoa, seperti naga dan burung phoenix, dipadukan cantik dengan pola-pola klasik Jawa, menghasilkan batik yang diminati masyarakat.

Farida, salah satu pengrajin batik bercerita kampung batik Lasem sempat mengalami “mati suri” akibat persaingan dengan batik printing.

Baca Juga: Kampanye “Gemarikan” akan Semakin Sukses Bersama Royco Bumbu Kaldu Rasa Ikan

Halaman:

Tags

Terkini