DoctorTool Meluncurkan Asisten AI Generasi Terbaru guna Meningkatkan Akses Kesehatan yang Setara dan Berkualitas Tinggi

Photo Author
Saeful Imam, Smart Parent
- Senin, 30 Desember 2024 | 16:36 WIB
Inovasi doctortool gunakan AI untuk layani pasien
Inovasi doctortool gunakan AI untuk layani pasien

Dengan jangkauan di lebih dari 280 kota di 36 provinsi, perusahaan ini mendukung penyedia layanan kesehatan dalam memberikan berbagai layanan kesehatan berkualitas melalui ekosistem TI yang terintegrasi.

Ekosistem ini mendukung fungsi utama seperti pengumpulan data untuk penelitian dan survei, distribusi produk dan layanan kesehatan, serta solusi di tempat pelayanan guna membantu meningkatkan hasil perawatan pasien.

Baca Juga: Mood Sering Berubah-ubah adalah Tanda-tanda Hamil Muda, Kapan Perlu Konsultasi?

Inovasi ini memiliki dampak signifikan, terutama di wilayah dengan infrastruktur yang terbatas sehingga bisa membantu mengatasi kesenjangan kritis dalam penyediaan layanan kesehatan. 

Berdasarkan fondasi ini, sistem baru DoctorTool mengintegrasikan fitur-fitur canggih seperti Speech-to-Transcription (STT), Transcription-to-Summary (TTS), dan dukungan pengambilan keputusan klinis berbasis AI.

Alat ini menyederhanakan dokumentasi medis dan memberikan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti untuk rencana perawatan, serta meningkatkan akurasi dan penanganan pasien.

Implementasi AI yang kini digunakan di hampir 2000 klinik di Indonesia telah mengurangi waktu kerja administratif dokter dari 50% menjadi hanya 10% dari durasi konsultasi.

Baca Juga: Kelelahan Ekstrem, Ciri-ciri Hamil Muda yang Kerap Tak Disadari

Hal ini memungkinkan waktu yang lebih banyak untuk pemeriksaan fisik dan meningkatkan kualitas perawatan pasien.

DoctorTool juga sedang menguji fitur speech-to-text untuk rekam medis elektronik (EMR), yang meningkatkan pengumpulan data dan mengurangi beban kerja dokter, sehingga lebih meningkatkan kualitas perawatan secara keseluruhan. 

DoctorTool berpartisipasi dalam “regulatory sandbox" Kementerian Kesehatan Indonesia, sebuah program untuk mengembangkan inovasi kesehatan digital melalui pengujian keandalan bisnis, teknologi, dan tata kelola.

Program ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas produk, mengurangi risiko pengguna, dan mendukung pembuatan kebijakan berbasis riset oleh Kementerian Kesehatan.

Pendekatan ini diharapkan memungkinkan DoctorTool untuk terus berinovasi sambil tetap sesuai dengan standar nasional. 

Baca Juga: Sering Buang Air Kecil, Tanda Awal Kehamilan atau Masalah Kesehatan Lainnya?

Sejak didirikan pada tahun 2015, DoctorTool telah telah mencapai pencapaian luar biasa, mulai dengan 1.900 klinik yang terdaftar, 10.000 tenaga kesehatan yang dilatih, sampai 10 juta catatan pasien yang telah diproses.

Halaman:

Editor: Saeful Imam

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X