Diet Rendah Serat, Apa Manfaat dan Dampaknya?

Photo Author
Hilman Hilmansyah, Smart Parent
- Rabu, 1 Mei 2024 | 10:22 WIB
Diet rendah serat menjadi salah satu pola makan yang direkomendasi bagi orang dengan kondisi tertentu.  (Pexels/Jane Trang Doan)
Diet rendah serat menjadi salah satu pola makan yang direkomendasi bagi orang dengan kondisi tertentu. (Pexels/Jane Trang Doan)

Hindari makanan dan produk yang dibuat dengannya:

Kacang-kacangan, biji-bijian, buah kering dan kelapa.

Biji-bijian utuh, popcorn, bibit gandum, dan dedak.

Nasi merah, nasi liar, oatmeal, granola, gandum parut, quinoa, bulgur, dan barley.

Kacang kering, kacang panggang, kacang lima, kacang polong, dan lentil.

Selai kacang kental.

Buah-buahan dan sayur-sayuran kecuali yang disebutkan di bawah.

 

Pilih makanan ini:

Daging empuk, ikan dan unggas, ham, bacon, kerang, dan daging makan siang.

Telur, tahu, dan selai kacang kental.

Produk susu jika ditoleransi.

Nasi putih dan pasta.

Baca Juga: Kekurangan Zat Besi pada Anak, Kenali Gejala dan Dampaknya

Makanan panggang yang terbuat dari gandum olahan atau tepung gandum hitam, seperti roti, biskuit, pancake, wafel, bagel, asinan, dan biskuit graham.

Halaman:

Editor: Hilman Hilmansyah

Sumber: Mayo Clinic

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X