buah-hati

Tidak Gampang, Proses Operasi Pemisahan Kembar Parasit dari Bayi

Jumat, 31 Januari 2025 | 14:04 WIB
Di trimester ini, gerakan janin sudah semakin terasa (Pavel Danilyuk/pexels)

c. Rekonstruksi Tubuh Bayi Utama

Setelah kembar parasit diangkat, bayi utama mungkin membutuhkan rekonstruksi tubuh. Misalnya:

- Jika bayi kehilangan sebagian besar otot atau kulit, dokter dapat melakukan cangkok kulit atau jaringan untuk memperbaiki bentuk tubuhnya.

- Jika tulang terkena dampak, ahli bedah ortopedi dapat memasang implan atau alat bantu agar bayi dapat bergerak lebih normal.

- Jika ada gangguan pada sumsum tulang belakang, operasi tambahan mungkin diperlukan untuk mencegah gangguan saraf di masa depan.

Baca Juga: Ternyata Begini Proses Terbentuknya Kembar Parasit dalam Kandungan

3. Tantangan dalam Operasi Pemisahan

a. Kompleksitas Keterhubungan Organ

Setiap kasus kembar parasit memiliki perbedaan unik dalam keterhubungan organ.

Jika janin parasit menempel pada otak, sumsum tulang belakang, atau jantung, operasi menjadi jauh lebih rumit dan berisiko tinggi.

b. Risiko Pendarahan Berlebihan

Karena janin parasit sering berbagi pembuluh darah dengan bayi utama, pemisahan yang tidak hati-hati dapat menyebabkan kehilangan darah yang fatal.

Dalam beberapa kasus, bayi utama perlu mendapatkan transfusi darah besar-besaran selama operasi.

Baca Juga: Rayakan Satu Dekade IFEX, Pameran Mebel dan Kerajinan Unggulan Indonesia Kembali Hadir di 2025

c. Kemungkinan Kegagalan Organ

Halaman:

Tags

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB