Sebenarnya, kebanyakan kasus kolik tidak memerlukan intervensi medis.
Teknik seperti memijat perut bayi, menggendong dalam posisi tegak, atau menggunakan white noise sering kali cukup membantu.
Jika kolik disertai gejala lain seperti muntah atau diare, konsultasikan dengan dokter sebelum memberikan obat.
Baca Juga: Cara Mengatasi Kolik pada Bayi di Rumah dengan Aman
Fakta: Persepsi Masyarakat Berpengaruh pada Penanganan
Menurut Healthline, cara orang tua menangani kolik sering kali dipengaruhi oleh mitos dan persepsi masyarakat.
Beberapa orang tua mungkin merasa bersalah atau stres karena tangisan bayi mereka dianggap mencerminkan pola asuh yang buruk.
Padahal, kolik adalah kondisi umum yang terjadi pada sekitar 1 dari 5 bayi.
Dukungan emosional dari keluarga dan tenaga medis sangat penting untuk membantu orang tua menghadapi fase ini.
Baca Juga: Apa Itu Kolik pada Bayi? Penyebab, Gejala, dan Penanganannya
Fakta: Kolik Akan Hilang dengan Sendirinya
Kolik biasanya mencapai puncaknya pada usia 6 minggu dan mulai mereda saat bayi berusia sekitar 3 hingga 4 bulan.
Meski terlihat melelahkan, kolik tidak berdampak jangka panjang pada kesehatan bayi.