Rata-rata, mereka memerlukan sekitar 120-150 kalori per kilogram berat badan per hari.
Protein: Protein sangat penting untuk pertumbuhan otot dan perkembangan sel.
Kebutuhan protein bayi prematur dapat mencapai 3-4 gram per kilogram berat badan per hari.
Lemak Sehat: Lemak, terutama asam lemak omega-3 dan omega-6, sangat penting untuk perkembangan otak dan sistem saraf.
Baca Juga: Makanan Pendamping ASI, Kapan dan Apa yang Harus Diberikan
Lemak harus menyumbang sekitar 40-50% dari total kalori yang dikonsumsi.
Vitamin dan Mineral: Nutrisi seperti vitamin D, kalsium, zat besi, dan zinc sangat penting untuk mendukung pertumbuhan tulang dan fungsi imun.
Suplemen mungkin diperlukan untuk memastikan kebutuhan ini terpenuhi.
3. Sumber Nutrisi untuk Bayi Prematur
Orang tua perlu memperhatikan sumber nutrisi yang diberikan kepada bayi prematur.
Berikut adalah beberapa sumber nutrisi yang baik:
ASI (Air Susu Ibu): ASI adalah sumber nutrisi terbaik untuk bayi prematur. Ini mengandung antibodi, enzim, dan faktor pertumbuhan yang membantu mendukung kesehatan bayi. Jika memungkinkan, ibu sebaiknya menyusui bayi prematur mereka.
Baca Juga: Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Bayi, Fondasi untuk Pertumbuhan Sehat
Susu Formula Khusus: Jika ASI tidak tersedia atau tidak cukup, susu formula khusus untuk bayi prematur bisa menjadi pilihan.
Formula ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi khusus bayi prematur, dengan kalori dan protein yang lebih tinggi.