SMARTPARENT.ID ”Biar cepat bisa jalan, pakai baby walker saja!” mungkin kita pernah mendengar saran seperti itu. Dalam bayangan mereka, baby walker bisa melatih otot kaki sebagai persiapan untuk berjalan.
Memang, bagi anak yang belum bisa berjalan, ketika diletakkan di dalam baby walker dia bisa menggerakkan kaki-kakinya yang secara kasat mata kaki tersebut seakan terlatih untuk bergerak dan baik untuk persiapan fase berjalannya. Selain itu, anak pun akan lebih tenang dan tidak bosan karena dia bisa bereksplorasi menjelajah ke berbagai sudut ruangan yang bagi orang tua akan memperlancar pekerjaannya. Namun, justru hal inilah yang sebenarnya akan merugikan anak.
Baca Juga: Kenali Penyebab Dehidrasi Pada Bayi dan Cara Mengatasinya (2)
Di Amerika Sudah Tidak Dipakai
Ada beberapa dampak negatif akibat penggunaan baby walker, yaitu :
1. Rentan Kecelakaan
Di Amerika, dilakukan penelitian terhadap penggunaan baby walker yang ternyata jumlah angka kecelakaan yang dialami anak cukup tinggi. Karena alasan inilah akhirnya penggunaannya sudah tidak dianjurkan lagi. Namun di Indonesia masih banyak orangtua masih memberikan baby walker.
Faktor kecelakaan dipicu dari perilaku anak. Di usia ini anak belum bisa mengenal situasi lingkungannya, belum bisa membedakan mana tempat yang curam atau landai, tangga atau lantai, benda berbahaya atau aman, dan sebagainya.
2. Hanya Melatih Sebagian Otot Kaki
Aktivitas motorik yang dilatih baby walker hanya otot betis. Padahal untuk bisa berjalan dengan lancar dan benar, fungsi otot paha dan otot pinggul perlu dilatih karena sangat penting untuk berjalan.
Jadi manfaat pemakaian baby walker tidak cukup membantu anak latihan berjalan. Malah mungkin akan membuat anak semakin sulit untuk berjalan karena dia terbiasa dibantu oleh alat pendukung. Banyak anak karena terbiasa menggunakan baby walker dia malah takut ketika dilatih berjalan.
3. Kelainan Kaki
Penggunaan baby walker pun dicurigai bisa mengakibatkan kelainan kaki pada anak. Dasar pemikirannya karena pada pemakaian baby walker posisi duduk bayi seringkali menyebabkan terjadinya putaran keluar pada tulang paha. Nah, berdasarkan pemahaman inilah, banyak ahli menduga penggunaan baby walker dapat menyebabkan anak berjalan seperti bebek, agak mengangkang.
Baca Juga: Hindari Iritasi dan Ruam pada Bayi dengan Pemakaian Pospak yang Benar