Jika terdapat masalah medis seperti tongue-tie, dokter mungkin akan merekomendasikan tindakan medis yang sesuai.
2. Ketidaknyamanan atau Penyakit
- Kolik atau Sakit Perut: Bayi yang mengalami kolik atau sakit perut cenderung merasa tidak nyaman dan mungkin menolak untuk menyusu.
Baca Juga: Sakit Tiroid pada Anak, Waspadai Hipotiroidisme dan Kenali Gejalanya
- Infeksi Telinga: Infeksi telinga bisa menyebabkan rasa sakit saat bayi mengisap atau menelan, sehingga membuatnya menolak untuk menyusu.
Solusi:
Jika bayi menunjukkan tanda-tanda ketidaknyamanan atau sakit, segera konsultasikan dengan dokter anak.
Penanganan yang tepat dapat mengurangi rasa sakit dan membuat bayi mau kembali menyusu.
Baca Juga: Penyakit Polio pada Anak, Pentingkah Vaksin IPV dan Apa Efek Samping Imunisasi Ini?
3. Produksi ASI
- Produksi ASI yang Rendah: Bayi mungkin merasa frustasi jika aliran ASI lambat atau jumlah ASI tidak mencukupi kebutuhannya.
- Overactive Letdown: Produksi ASI yang terlalu banyak atau aliran yang terlalu deras juga bisa membuat bayi tersedak dan menolak untuk menyusu.
Solusi:
Menjaga pola makan yang sehat dan sering menyusui dapat membantu meningkatkan produksi ASI.
Baca Juga: Bisakah Minyak Kelapa Menyembuhkan Penyakit Eksim? Begini Faktanya