buah-hati

Jangan Sampai Bayi Tersedak, Efeknya Bisa Fatal Lo Moms!

Kamis, 16 Mei 2024 | 23:02 WIB
Bayi Tersedak (unsplash+)

SMARTPARENT.ID Sejak lahir, manusia dibekali refleks untuk mengatur antara menelan makanan/minuman dan menghirup udara. Saat makanan akan masuk maka saluran udara menutup, begitu sebaliknya. Namun kadangkala gerak refleks ini terlambat terjadi membuat katup saluran udara tidak tertutup sehingga makanan masuk dan terjadilah tersedak.

Pada bayi tersedak jangan dianggap remeh karena bisa membahayakan dan harus ditangani secara tepat. Sebab, bayi bisa mengalami sesak napas dan bisa mengancam keselamatan jiwanya.

Bayi tersedak umumnya disebabkan tindakan orangtua atau pengasuh yang agak “sembrono”. Misalnya, pemberian makanan atau minuman yang tidak sebanding dengan kemampuan bayi menelan. Atau pancaran ASI atau susu botol yang terlalu deras. Karena terlalu banyak yang masuk ke mulut maka bayi tidak mampu mengorganisir sehingga tersedak.

Posisi yang salah saat memberi makan atau minum pun dapat memicu tersedak. Misalnya, saat memberi makan bayi posisinya berbaring terlentang sehingga makanan/minuman bisa langsung masuk ke dalam padahal bayi belum siap secara refleks untuk mengaturnya.

Kesalahan lain yang umum dilakukan oleh kita adalah memberi makan bayi saat bayi menangis, tertawa, atau sedang asyik bercanda. Wajar jika ia tersedak karena memang secara reflek bayi belum siap memilah makanannya sehingga salah masuk.

Atau mungkin bayi sedang sakit, seperti flu, asma, atau bayi memang mengalami gangguan pada palatoschisis atau gangguan pada pembentukan langit-langit (langit-langit terbelah dua). Hal ini bisa saja mengganggu sistem reflek pada pada pengaturan katup lubang makanan/minuman dengan lubang udara. Untuk itu, ketika bayi sedang sakit sebaiknya harus lebih hati-hati menyuapinya.

Pada beberapa bayi, kepekaan terhadap makanan agak berbeda. Ada bayi yang jika diberikan makanan tertentu, seperti terlalu encer atau kental akan secara reflek dimuntahkan. Nah, muntah yang keluar itulah yang bisa membuat bayi tersedak karena tanpa sadar masuk ke jalan pernafasan.  Menghadapi bayi seperti ini kita harus tahu makanan atau minuman apa yang biasanya membuat ia tersedak. Setelah tahu maka jangan memberikannya, kalaupun terpaksa harus diberikan secara hati-hati.

Baca Juga: Anak Suka “Ngamuk”? Jangan Dibiarkan Ya Moms. Takut Menjadi Kebiasaan

Waspada Penyumbatan Pada Jalan Nafas

Yang paling umum penyebab tersedak adalah makanan bayi, ASI/susu, dan air putih. Semua penyebab memiliki karakter sendiri-sendiri sehingga cara menghindari dan penanganannya pun berbeda.

- Tersedak Makanan

Tersedak makanan bisa lebih berbahaya daripada tersedak minuman.Sebab makanan kental dan agak padat sehingga  bisa menutup jalan nafas. Sebisa mungkin harus dihindari. Beberapa cara berikut bisa dilakukan:

  1. Perhatikan kemampuan bayi dalam mengunyah dan menelan makanan. Jika di usia 8-10 bulan bayi belum mampu memakan bubur biasa, berikan saja bubur saring. Jangan paksa makan bubur biasa, mungkin pertumbuhan kemampuannya agak terlambat.
  2. Saat menyuapi pastikan posisi bayi tegak atau minimal 45 derajat. Jangan posisi tiduran karena bayi mudah tersedak. Selain itu, menyuapi saat bayi tertawa, menangis, berteriak-teriak, bercanda, atau perilaku-perilaku lain yang kemungkinan bisa membuatnya tersedak.
  3. Pastikan suapan yang kita berikan tidak terlalu banyak. Bayi akan sulit mengunyah dan Pastikan pula makanan di mulutnya sudah ditelan sebelum kita menyuapinya lagi.

Baca Juga: Bayi Rewel Berkepanjangan dan Tidak Mau Makan? Mungkin ia Sariawan

 

Halaman:

Tags

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB