Jangan Sampai Bayi Tersedak, Efeknya Bisa Fatal Lo Moms!

Photo Author
Irfan Hasuki, Smart Parent
- Kamis, 16 Mei 2024 | 23:02 WIB
Bayi Tersedak (unsplash+)
Bayi Tersedak (unsplash+)

- Tersedak ASI/SUSU dan Air Bening

Tersedak minuman seperti ASI, susu, dan air bening juga kerap terjadi pada bayi. Kita bisa melakukan cara-cara untuk menghindarinya.

  1. Jika ASI berlimpah, keluarkan dulu ASI sedikit sebelum menyusuinya. Dengan begitu pancaran ASI tidak terlalu deras.
  2. Jika menggunakan botol, gunakan dot yang sesuai dengan usia bayi. Karena biasanya, ukuran dan lubang dot berbeda-beda menyesuaikan usia bayi. Jika menggunakan gelas pilihlah gelas yang didesain khusus untuk bayi.
  3. Jangan memberi minum sambil bercanda karena akan membuka peluang bayi tersedak karena rongga makanan dan udara akan terbuka bersamaan.
  4. Posisikan bayi dengan benar saat menyusu. Saat memberikan ASI misalnya, perut bayi dan perut ibu saling bertemu dan dagu bayi menempel di payudara ibu.  Jika memberikannya lewat botol, sendok, atau gelas, jangan dalam posisi tidur. Posisi minimal 45 derajat.

Pelajari dan Pahami Heimlich Manuever,

Cara mengatasi bayi tersedak Moms harus lihat dulu kasusnya. Tersedak makanan atau minuman. Kasusnya terbilang ringan atau berat.

Tersedak ringan, bayi batuk-batuk namun bisa bernafas. Kita bisa memberinya minuman. Lakukan dengan hati-hati supaya ia tidak semakin tersedak. Jika sudah lebih berat, ditandai anak sulit bernafas, wajahnya mulai membiru, maka ia perlu ditengkurapkan, tepuk-tepuk pelan leher bagian belakang supaya makanan bisa dikeluarkan lewat batuk.

Pada kasus yang berat, biasanya disebabkan oleh makanan seperti nasi tim, biskuit, kacang, dan lainnya, lakukan pertolongan pertama di rumah dengan melakukan heimlich manuever. Orang yang melakukannya harus paham betul heimlich manuever, pernah mendapatkan pelatihan dan pernah mempraktekkannya. Caranya,

Pertama, tengkurapkan bayi di pangkuan dengan wajah menghadap lutut. Sangga dada dan dagunya dengan telapak tangan kanan, usahakan mulut bayi tetap terbuka. Bagian tengkuk bayi ditekan cepat atau dipukul pelan dengan telapak tangan kiri. Jika bayi menangis keras hentikan tindakan ini

Jika belum berhasil. Posisikan bayi telentang di pangkuan sehingga kita bisa memandangnya dengan leluasa. Sangga bagian belakang kepala bayi dengan telapak tangan kanan. Letakkan dua jari tangan kiri kita di tengah-tengah dadanya, antara dada dan diafragma. Tekan kuat dengan cepat hingga lima kali hitungan. Bila tak ada perubahan lanjutkan dengan lima kali hitungan. Jika tak juga berhasil, segera bawa ke dokter. Dokter akan melakukan intubasi atau broncuscopy dengan menggunakan alat khusus.

Atau kita bisa menggunakan jari tangan kita jika sesuatu yang membuatnya tersedak masih bisa kita lihat. Posisikan ia telentang agak miring ke kiri di lutut kita. Sangga bayi dengan tangan kiri lalu masukkan jari tangan kanan kita ke dalam mulut. Raih benda yang membuatnya tersedak. Jika ia terlihat akan memuntahkannya langsung putar ia hingga menghadap ke bawah.

Jika tersedaknya karena minuman, bayi dibaringkan miring atau ditengkurapkan untuk mengeluarkan cairan yang masuk. Jangan mengangkat atau menggendong bayi karena cairan bisa masuk ke paru-paru.

Baca Juga: Kisah Penderita Alzheimers Termuda di Dunia Asal Cina, Putus Sekolah karena Ingatannya Terganggu

Halaman:

Editor: Irfan Hasuki

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB
X