Kenali Campak Pada Bayi, Penyebab sampai Cara Menanganinya

Photo Author
Agnia Qurota Ayun, Smart Parent
- Rabu, 2 Oktober 2024 | 21:37 WIB
Campak pada bayi (Freepik/onlyyouqj)
Campak pada bayi (Freepik/onlyyouqj)

SMARTPARENT.ID - Campak disebabkan oleh virus morbillivirus dan ditularkan melalui tetesan pernapasan dari orang yang terinfeksi.

Virus ini sangat menular, dengan tingkat penularan yang tinggi di antara individu yang tidak divaksinasi.

Gejala Campak

Gejala campak biasanya muncul 10-14 hari setelah terpapar virus dan dapat meliputi:

Baca Juga: Komitmen Kalbe Morinaga Terhadap Keamanan dan Mutu Produk Tertinggi untuk Anak Indonesia

1. Demam Tinggi: Biasanya dimulai sekitar 40°C.

2. Batuk: Batuk kering yang berkembang seiring berjalannya waktu.

3. Hidung Tersumbat dan Pilek: Mirip dengan gejala flu.

Baca Juga: Waspada Kekerasan pada Anak dan Dampaknya, Panduan Lengkap untuk Orang Tua

4. Mata Merah (Konjungtivitis): Mata menjadi merah dan sensitif terhadap cahaya.

5. Ruam: Ruam campak muncul sekitar 3-5 hari setelah demam mulai. Ruam ini biasanya dimulai dari wajah dan menyebar ke seluruh tubuh.

Komplikasi

Komplikasi dari campak dapat serius dan termasuk:

Baca Juga: Manfaat Jalan Kaki ke Sekolah, Ini yang Harus Diperhatikan

- Pneumonia

- Ensefalitis (radang otak)

- Infeksi telinga

- Diare

Bayi yang belum divaksinasi atau yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi ini.

Pencegahan

Pencegahan utama untuk campak adalah vaksinasi. Vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella) direkomendasikan untuk diberikan kepada anak-anak sebagai berikut:

Baca Juga: Attack Batik & Delicate Care, Inovasi Canggih dari Jepang Detergen Khusus untuk Merawat dan Melestarikan Batik Khas Indonesia  

- Dosis Pertama: 12-15 bulan

- Dosis Kedua: 4-6 tahun

Orang tua juga disarankan untuk:

- Memastikan semua anggota keluarga yang berada di sekitar bayi sudah divaksinasi.

- Menghindari keramaian atau tempat dengan risiko penularan tinggi jika ada wabah campak.

Penanganan

Jika bayi menunjukkan gejala campak, langkah pertama adalah menghubungi dokter. Penanganan campak biasanya bersifat suportif dan mungkin termasuk:

Baca Juga: Manfaat dan Tantangan Pola Makan Vegetarian untuk Anak

- Mengurangi Demam: Dengan menggunakan obat penurun demam yang sesuai untuk bayi.

- Menyediakan Cairan yang Cukup: Untuk mencegah dehidrasi.

- Istirahat yang Cukup: Membantu proses penyembuhan.

Baca Juga: Manfaat dan Tantangan Pola Makan Vegetarian untuk Anak

Dalam kasus komplikasi, perawatan medis lebih lanjut mungkin diperlukan.

Editor: Agnia Qurota Ayun

Sumber: American Academy of Pediatrics, World Health Organization, Centers for Disease Control and Prevention

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB
X