Baca Juga: Kiat Mengajarkan Keterampilan Hidup Dasar untuk Anak dengan Kebutuhan Khusus
3. Coba Saline Nasal Drops
- Saline nasal drops dapat membantu melonggarkan dan membersihkan mukus dari saluran pernapasan bayi, yang dapat mengurangi bunyi saat bernapas.
4. Jaga Posisi Tidur
- Posisi tidur bayi juga dapat memengaruhi pernapasan.
Tidur dalam posisi sedikit miring atau dengan kepala sedikit terangkat dapat membantu meringankan kongesti dan mempermudah pernapasan.
5. Konsultasi dengan Dokter
- Jika nafsu berbunyi disertai dengan gejala seperti kesulitan bernapas, biru pada bibir atau wajah, atau penurunan aktivitas dan nafsu makan, segera konsultasikan dengan dokter.
Baca Juga: Cara Mengatasi Kecemasan pada Anak Berkebutuhan Khusus
Ini bisa menjadi tanda adanya kondisi medis yang memerlukan perhatian khusus.
Kapan Harus Menghubungi Dokter?
- Kesulitan Bernapas:
Jika bayi menunjukkan kesulitan bernapas yang jelas atau tampak sangat tidak nyaman.
- Gejala Serius:
Jika nafsu berbunyi disertai dengan demam tinggi, muntah, atau penurunan kesadaran.
Baca Juga: Kiat Mengajarkan Anak Menghargai Diri Sendiri
- Gejala Berkepanjangan:
Jika bunyi nafas berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin memburuk.
Artikel Terkait
Mengenal Penyakit Asma pada Anak, Bagaimana Mengobatinya?
Bagaimana Cara Mengatasi Hidung Tersumbat pada Bayi?
Deteksi Asma Sejak Dini, Skrining PARS Efektif Bagi Anak