5 Alasan Mengapa Ubun-Ubun Bayi Berdenyut

Photo Author
Agnia Qurota Ayun, Smart Parent
- Rabu, 21 Agustus 2024 | 21:00 WIB
Ubun-ubun bayi (Freepik/bristekjegor)
Ubun-ubun bayi (Freepik/bristekjegor)

3. Indikator Kesehatan

Walaupun berdenyutnya ubun-ubun bayi adalah hal yang umum, perubahan dalam denyutan atau tanda-tanda seperti ubun-ubun yang menonjol atau cekung bisa menjadi indikator masalah kesehatan.

Baca Juga: Indonesia Catat 88 Kasus Mpox Tanpa Temuan Varian Clade Ib

Ubun-ubun yang sangat menonjol bisa menunjukkan adanya tekanan yang meningkat di dalam tengkorak, sedangkan ubun-ubun yang cekung bisa mengindikasikan dehidrasi.

Penting bagi orang tua untuk memantau perubahan ini dan berkonsultasi dengan dokter jika ada kekhawatiran.

4. Faktor Lain yang Mempengaruhi Denyutan

Selain denyut jantung, faktor lain seperti posisi bayi dan aktivitas fisik juga bisa mempengaruhi seberapa jelas denyutan ubun-ubun terlihat.

Baca Juga: Bila Anak Terlalu Kurus, Kenali Penyebabnya dan Solusinya

Ketika bayi bergerak atau bernafas dengan cepat, denyut ubun-ubun mungkin menjadi lebih terlihat.

Namun, ini tidak selalu menandakan adanya masalah kesehatan.

5. Penutupan Fontanel

Seiring dengan bertambahnya usia bayi, fontanel akan menutup dan berubah menjadi tulang padat.

Baca Juga: Masalah Kaki Diabetes, Bagaimana Dampak dan Penanganannya?

Proses ini biasanya dimulai pada usia sekitar 6 bulan dan dapat terus berlanjut hingga bayi berusia 18 bulan.

Proses penutupan ini penting untuk melindungi otak dan memastikan tengkorak bayi dapat menahan benturan dengan baik saat mereka mulai aktif bergerak.

Halaman:

Editor: Agnia Qurota Ayun

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB
X