3. Indikator Kesehatan
Walaupun berdenyutnya ubun-ubun bayi adalah hal yang umum, perubahan dalam denyutan atau tanda-tanda seperti ubun-ubun yang menonjol atau cekung bisa menjadi indikator masalah kesehatan.
Baca Juga: Indonesia Catat 88 Kasus Mpox Tanpa Temuan Varian Clade Ib
Ubun-ubun yang sangat menonjol bisa menunjukkan adanya tekanan yang meningkat di dalam tengkorak, sedangkan ubun-ubun yang cekung bisa mengindikasikan dehidrasi.
Penting bagi orang tua untuk memantau perubahan ini dan berkonsultasi dengan dokter jika ada kekhawatiran.
4. Faktor Lain yang Mempengaruhi Denyutan
Selain denyut jantung, faktor lain seperti posisi bayi dan aktivitas fisik juga bisa mempengaruhi seberapa jelas denyutan ubun-ubun terlihat.
Baca Juga: Bila Anak Terlalu Kurus, Kenali Penyebabnya dan Solusinya
Ketika bayi bergerak atau bernafas dengan cepat, denyut ubun-ubun mungkin menjadi lebih terlihat.
Namun, ini tidak selalu menandakan adanya masalah kesehatan.
5. Penutupan Fontanel
Seiring dengan bertambahnya usia bayi, fontanel akan menutup dan berubah menjadi tulang padat.
Baca Juga: Masalah Kaki Diabetes, Bagaimana Dampak dan Penanganannya?
Proses ini biasanya dimulai pada usia sekitar 6 bulan dan dapat terus berlanjut hingga bayi berusia 18 bulan.
Proses penutupan ini penting untuk melindungi otak dan memastikan tengkorak bayi dapat menahan benturan dengan baik saat mereka mulai aktif bergerak.
Artikel Terkait
5 Alasan Pentingnya Mengukur Lingkar Kepala Anak, Bisa Tahu Pertumbuhan Otak
Ini Frekuensi Ideal Mengukur Lingkar Kepala Anak
Ubun-ubun Bayi Anda Cekung? Ketahui Penyebab dan Cara Menanganinya