3. Gerakan Kaki
Latih gerakan kaki bayi seperti mengayuh sepeda.
Letakkan bayi dalam posisi telentang dan gerakkan kakinya seolah-olah sedang mengayuh sepeda.
4. Perubahan Pola Makan
Jika bayi sudah mulai makan makanan padat, pastikan dietnya mengandung serat yang cukup seperti sayuran dan buah-buahan yang dihaluskan.
Baca Juga: Mengenal Hamil di Luar Kandungan Alias Kehamilan Ektopik
5. Konsultasi Dokter
Jika bayi tidak BAB lebih dari tiga hari, atau jika terdapat gejala lain seperti muntah, demam, atau darah dalam tinja, segera konsultasikan dengan dokter anak.
Kapan Harus Khawatir?
Meskipun tidak BAB selama dua hari bisa jadi normal bagi beberapa bayi, ada beberapa tanda yang harus diwaspadai:
- Bayi terlihat sangat tidak nyaman atau kesakitan.
Baca Juga: Mengenal Istilah GPA dalam Kehamilan, Begini Cara Mudah Menghitungnya
- Perut bayi terasa keras atau bengkak.
- Bayi tidak mau makan atau minum.
- Ada darah dalam tinja.
Jika salah satu dari tanda-tanda ini muncul, segera hubungi dokter anak untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Artikel Terkait
Susah Buang Air Besar, Bagaimana Gejala Sembelit pada Anak?
Suka Makan Seafood? Waspada Alergi Kerang, Ketahui Gejala Alergi Makanan Ini
Bocah 12 Tahun di Taiwan Harus Cuci Darah Seumur Hidup Setelah Makan Ayam Goreng Setiap Hari Selama Setahun