Yuk Moms, Pahami 12 Penyebab Kenapa Bayi Menangis

Photo Author
Irfan Hasuki, Smart Parent
- Rabu, 29 Mei 2024 | 22:13 WIB
Bayi Menangis (Katie Smith/Unsplash)
Bayi Menangis (Katie Smith/Unsplash)
  1. Terganggu Oleh Benda Kecil

Bayi bisa saja menangis karena gangguan dari benda-benda kecil yang membuatnya merasa tidak nyaman. Misalnya, merek baju di belakang kaosnya, rambut yang melingkar di jemarinya sehingga sirkulasi udara terganggu, ada benda kecil di belakang tubuhnya yang membuatnya merasa ada ganjalan, atau ada nyamuk-semut yang menggigitnya. Untuk mengatasinya, hindari benda-benda tersebut dari bayi. Pastikan tempat tidurnya aman dan nyaman.

  1. Sedang Tumbuh Gigi

Mulai usia 4-7 bulan gigi bayi akan tumbuh keluar di gusinya. Ketika giginya tumbuh biasanya disertai rasa tidak nyaman seperti sakit, gatal, perih di gusi, bahkan suhu meningkat. Hal ini kerap membuat bayi menangis dan rewel. Ciri-cirinya, ia suka memasukkan tangannya ke dalam mulut seolah ingin memegang gusinya. Untuk mengatasinya kita bisa memberinya teether untuk digigit-gigit atau konsultasi ke dokter gigi anak untuk penggunaan obat yang tepat mengingat usianya masih bayi.

  1. Terlalu Banyak Stimulasi

Mungkin bayi menangis karena lelah terlalu banyak stimulasi. Stimulasi lewat permainan, mainan, warna, cahaya, dan sebagainya. Padahal bayi pun butuh istirahat dan ketenangan. Jika ia sudah merasa cukup dan butuh tenang sementara kita terus menstimulasinya maka ia bisa menangis. Karena itu, berikan stimulasi secukupnya, cermati apakah ia sudah lelah distimulasi atau tidak. Jika ya, berikan waktu istirahat dan ketenangan pada bayi. Biarkan ia menikmati waktunya sendiri, ciptakan suasana tenang, tempat tidur yang nyaman, udara yang sejuk, dan lainnya.

  1. Merasa Bosan dan Ingin Pindah Suasana

Berada di dalam boks dalam waktu cukup lama bisa membuat bayi bosan dan ingin mendapatkan sesuatu yang baru.  Jika didiamkan dia akan menangis dan rewel. Karena itu gendonglah dan ajaklah ia jalan-jalan ke halaman, taman perumahan, pusat perbelanjaan, bahkan playground khusus bayi. Kita bisa menggunakan alat gendong yang disesuaikan dengan kebutuhan.

  1. Sakit atau Merasa Tidak Nyaman

Banyak cara sudah kita lakukan untuk mengatasi tangis dan kerewelan bayi. Tapi semuanya tidak berhasil. Mungkin penyebabnya karena ia merasa tidak nyaman dengan tubuhnya atau sakit. Cobalah cek suhu tubuhnya, jika melebihi 37,5 derajat berarti suhunya di atas normal dan kemungkinan ia sakit. Segeralah bawa ia ke dokter untuk deteksi dan pengobatan lebih lanjut.

 

Halaman:

Editor: Irfan Hasuki

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB
X